TUTUP
TUTUP
POLITIK

Jazuli Mengaku Tak Tahu soal Proyek E-KTP

"Saya bertugas di komisi VIII bukan II. Jadi tak tahu-menahu".
Jazuli Mengaku Tak Tahu soal Proyek E-KTP
Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini, jelang diperiksa KPK. (VIVA/Yunisa Herawati)

VIVA.co.id – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Jazuli Juwaini, rampung menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.
 
Jazuli mengaku tak mengetahui perihal proyek e-KTP yang dibahas di Komisi II DPR. Ia mengaku sejak 2009-2013 dirinya ditugaskan di Komisi VIII bukan di Komisi II DPR.

Sementara kata dia, kasus tersebut terjadi pada tahun anggaran 2011-2012. "Oleh karena itu, saya tidak tahu-menahu tentang pembahasan e-KTP," kata dia di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat 7 Juli 2017.

Ia juga mengaku tak mengenal tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong seorang pengusaha yang diduga berperan memberi uang pelicin terkait proyek e-KTP.

Jazuli lagi-lagi mengklaim tak pernah ditawarkan sejumlah uang untuk memuluskan proyek yang merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun.
 
"Enggak pernah (ditawarkan uang). Sekali lagi, saya hari ini sangat senang karena diberikan kesempatan untuk klarifikasi," ujarnya.

Jazuli Juwaini sendiri disebut dalam dakwaan terhadap dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto telah menerima uang bancakan e-KTP sebesar US$37 ribu.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP