TUTUP
TUTUP
POLITIK

Deddy Mizwar Belum Pede gara-gara Dinamika Pilkada DKI

Banyak tokoh populer kandas di menit terakhir sebelum pendaftaran.
Deddy Mizwar Belum Pede gara-gara Dinamika Pilkada DKI
Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar. (Istimewa)

VIVA.co.idDeddy Mizwar menolak berkomentar banyak tentang wacana bahwa dia akan dipasangkan dengan Netty Prasetyani, istri Gubernur Jawa Barat, dalam Pemilihan Kepala Daerah di provinsi itu tahun 2018.

Dia belum percaya diri untuk langsung mengiyakan atau menolak wacana apa pun karena Pilkada masih cukup lama. Selama masa itu, katanya, semua kemungkinan bisa terjadi karena politik sangat dinamis--bisa berubah setiap saat.

"Saya enggak tahu (paket pencalonan dengan Netty Prasetyani). Jangan-jangan saya pun enggak masuk. Biarkan saja mengalir, karena ini dinamis sekali," kata Deddy di Bandung pada Selasa, 9 Mei 2017.

Deddy, yang kini menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat, menyambut baik isyarat dukungan Partai Gerindra dan PKS. Tapi dia menyadari sepenuhnya bahwa itu belum final, masih terbuka untuk segala kemungkinan.

Dia mencontohkan dinamika politik menjelang Pilkada DKI Jakarta: banyak tokoh mendeklarasikan pencalonan namun kandas di menit-menit akhir pendaftaran karena tak didukung partai politik. Begitu juga banyak wacana paket pasangan tokoh tertentu namun kandas gara-gara tak didukung partai.

"Seperti di Jakarta, tiba-tiba kan kita enggak tahu (siapa yang mendaftar). Barangkali itu juga bisa terjadi di Jawa Barat," katanya.

Isyarat Dukungan

Partai Gerindra dan PKS telah memberikan isyarat dukungan untuk Deddy. Awalnya Gerindra lalu PKS menyusul, meski semua baru sebatas pernyataan kepada pers, belum menjadi keputusan resmi masing-masing partai.

"Sembilan puluh sembilan persen kami dukung Pak Deddy Mizwar. Hubungan kami dan Gerindra sudah dekat. Kemarin Gerindra juga menyatakan dukungannya kepada Deddy Mizwar. Masa kami harus buat kompetisi baru," kata Sekretaris PKS Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, beberapa waktu lalu.

Menurut Hadi, figur Deddy mempunyai karakter proses adaptasi yang cepat dalam mengelola pemerintahan. Deddy juga dianggap telah berpengalaman selama lima tahun dalam pemerintah Jawa Barat bersama Gubernur Ahmad Heryawan.

PKS Jawa Barat sedang menyeleksi kader-kader terbaiknya untuk dicalonkan dalam Pilkada Jawa Barat tahun 2018. "Namun mohon maaf, kami belum bisa menyebutkan ketiga nama itu. Tapi, prosesnya tidak lama lagi. Kami harap nama-nama itu bisa diumumkan saat Milad PKS 13 Mei (2017)," kata Hadi. (ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP