TUTUP
TUTUP
POLITIK
Pilkada Jakarta 2017

Jokowi: Warga DKI Harus Gunakan Hak Pilih Tanpa Intimidasi

Dia yakin Pilkada DKI berjalan lancar.
Jokowi: Warga DKI Harus Gunakan Hak Pilih Tanpa Intimidasi
Presiden Jokowi dan istri Iriana Jokowi saat memberikan hak suara di Tempat Pemungutan Suara pada Pilkada DKI 2017 putaran pertama, Rabu (15/2/2017). (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

VIVA.co.id - Dua hari jelang putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Presiden Joko Widodo mengimbau semua masyarakat Ibu Kota yang punya hak pilih untuk memberi suara pada Hari Pencoblosan 19 April mendatang. Ia juga Polri dan TNI untuk menjaga keamanan pada Hari Pilkada nanti sehingga tidak ada pihak mana pun yang bisa intimidasi warga pemilih.

"Semua warga harus dapat melaksanakan hak [pilih] tanpa gangguan, tanpa intimidasi dari pihak mana pun," kata Presiden Jokowi di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 April 2017.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu yakin Pilkada putaran kedua nanti berjalan dengan lancar. Proses demokrasi bisa berjalan dengan tertib.

"Dan menghasilkan pemimpin yang betul pilihan rakyat pilihan warga DKI Jakarta dan itu yang terbaik untuk Jakarta," kata Jokowi.

Bersama Wapres Jusuf Kalla, Jokowi hari ini mengumpulkan empat pejabat senior keamanan untuk membicarakan kondisi menjelang Pilkada putaran kedua. Mereka, antara lain, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan, dan Menkopolhukam Jenderal (Purn) Wiranto.

Selain itu, Jokowi juga mengundang para ulama dan tokoh ormas Islam. Mereka adalah Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia dan Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Ma'ruf Amin, Mahfud MD, Dahnil Anzar Simanjuntak (Pemuda Muhammadiyah), Yusuf Mansyur, Arifin Ilham, Jimly Asshiddiqie, dan sejumlah tokoh lain. (ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP