TUTUP
TUTUP
POLITIK

Mobil Terbakar di Cawang, Densus Diminta Turun Tangan

"Persoalan ini harus diurai dengan baik kepada publik."
Mobil Terbakar di Cawang, Densus Diminta Turun Tangan
Kondisi mobil yang terbakar di Cawang, Jakarta Timur. (Pius Yosep Mali - VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Aboebakar Al-Habsy menilai, kebakaran mobil di kawasan Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Minggu dini hari, 16 April 2017, di mana lokasinya berdekatan dengan acara peringatan Isra Mi'raj yang dihadiri Rizieq Shihab, adalah bentuk teror.

Indikasinya, menurut dia, pelat mobil yang digunakan itu palsu. Selain itu, ada dua mobil lain di dekat yang terbakar.

"Ini adalah upaya untuk memberikan efek teror kepada umat Islam, tindakan demikian tidak dapat ditoleransi. Saya rasa Densus perlu turun, agar perkara ini bisa diurai dengan baik," ujar Aboebakar dalam siaran pers yang diterima VIVA.co.id, Minggu, 16 April 2017.

Fakta lain, menurut dia, ada bahan bakar yang ditemukan di dalam mobil tersebut. Ia khawatir, mobil-mobil itu akan digunakan untuk aksi-aksi teror layaknya teroris.

"Ini bukan sekadar bom molotov atau bom panci yang selama ini banyak digunakan terduga teroris. Bisa saja pelaku hendak membuat bom mobil yang akan diledakkan di tengah jemaah," ujar anggota Komisi III DPR itu.

Lantaran itu, kata dia, pihak keamanan perlu menggali informasi lebih lanjut. Sebab, publik tentu ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dan siapa di balik aksi ini.

"Persoalan ini harus diurai dengan baik kepada publik. Saya yakin densus bisa membongkar kasus ini, sebagaimana mereka telah berhasil mengurai kasus teror yang lain," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah mobil minibus terbakar di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur pada Minggu dini hari, 16 April 2017. Mobil berwarna hitam tersebut terbakar dan membuat macet panjang di daerah tersebut.
 
Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo saat diwawancara di tvOne, Minggu 16 April 2017 menceritakan kronologi terbakarnya mobil avanza tersebut. 

"Kronologinya, setengah satu, Kapolsek Kramat Jati mendapat laporan Avanza terbakar. Kapolsek melaporkan hal-hal yang perlu ditindaklanjuti. Kami perintahkan untuk menghubungi Gegana," katanya. 

Hingga saat ini, kata Andry, pihak Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab mobil Avanza terbakar tersebut. Pihak Kepolisian juga mencurigai dua mobil, yang berada di tempat kejadian tersebut.

"Yang pertama berdasarkan olah TKP. Tiga kendaraan ini berada di areal kebakaran. Apakah ada korelasinya antara Avanza yang terbakar dengan kendaraan dua dan tiga,” ujarnya. 

Pihaknya masih mendalami terkait penyebab kebakaran mobil tersebut. “Belum bisa menyimpulkan karena bahan bakar atau teknis kendaraan harus diperiksa di laboratorium Polri," ujar Andry. 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP