TUTUP
TUTUP
POLITIK

Abhan, Ketua Baru Badan Pengawas Pemilu

Pemilihan melalui mufakat dalam pleno internal anggota Bawaslu.
Abhan, Ketua Baru Badan Pengawas Pemilu
Abhan terpilih jadi Ketua Bawaslu yang baru (VIVA.co.id/Eka Permadi)

VIVA.co.id – Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo, lima orang anggota Badan Pengawas Pemilu yang baru periode 2017-2022 akhirnya melakukan rapat pleno pemilihan ketua Bawaslu yang baru. Hasil pleno memilih Abhan sebagai Ketua Bawaslu yang baru.

"Pemilihan kami lakukan dengan musyawarah mufakat. Dengan berbagai dinamika akhirnya terpilih ketua secara mufakat," Kata Ketua Bawaslu, Abhan di Kantor Bawaslu Pusat, Jakarta, Kamis 13 April 2017.

Abdan mengatakan, selain pemilihan ketua Bawaslu, komisioner juga telah membentuk lima divisi di Bawaslu dengan masing masing komisioner menjadi ketua dan wakil ketua Divisi.

Divisi SDM dan Organisasi diketuai Abhan dengan Wakil Rahmat Bagja. Divisi Pengawasan dan Sosialisasi diketuai Mochammad Afifuddin dan Wakil Ratna Dewi Petallolo.

Divisi Hukum diketuai Fritz Edward Siregar dengan Wakil  Abhan. Divisi Pendidikan diketuai Ratna Dewi Patellolo dengan Wakil Fritz Edward Siregar. Divisi Penyelesaian Sengketa diketuai Rahmat Bagja dengan Wakil Mochammad Afifuddin.

"Ada perubahan struktur dibanding kepemimpinan sebelumnya. Ini dilakukan untuk menjawab revisi undang undang dan tugas berat Bawaslu. Penindakan, ajudikasi dan quasi peradilan," kata dia.

Selain itu, Bawaslu juga membagi tugas pengawasan dalam lima wilayah. Wilayah satu meliputi Jawa Bali dan Nusa Tenggara dengan Koordinator Wilayah Mochammad Afifuddin dan Wakil Rahmat Bagja.

Wilayah Sumatera dengan Koordinator Wilayah Fritz Edward Siregar dan Wakilnya Ratna Dewi Patellolo. Wilayah Kalimantan dengan Koordinator Wilayah, Abhan dan Wakilnya, Fritz Edward Siregar.

Wilayah Sulawesi dan Maluku dengan Koordinator Wilayah, Ratna Dewi Patellolo dan Wakilnya, Mochammad Afifuddin. Wilayah Papua dengan Koordinator Wilayah Rahmat Bagja dengan Wakilnya adalah Abhan.

"Perubahan-perubahan ini berdasarkan masukan masukan dari pimpinan Bawaslu sebelumnya," katanya.

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP