TUTUP
TUTUP
POLITIK

Golkar: Setya Novanto Kena Cekal Bukan Berarti Bersalah

KPK mencegah Setya Novanto ke luar negeri terkait kasus e-KTP.
Golkar: Setya Novanto Kena Cekal Bukan Berarti Bersalah
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Politik Golkar Setya Novanto (VIVA.co.id/ Muhammad Yasir (Makassar))

VIVA.co.id - Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR, Agus Gumiwang, menilai pencegahan ke luar negeri dari penegak hukum – seperti yang dialami Ketua Umumnya, Setya Novanto – adalah hal yang biasa. Namun, Agus meminta publik tidak menilai Novanto sudah pasti bersalah dalam kasus korupsi e-KTP hanya karena kena “Cekal” (cegah dan tangkal) dari pihak aparat.

"Pencegahan ini belum tentu berarti Pak Novanto dalam pengadilan nanti, proses hukum nanti, bisa terbukti bersalah. Kita perlu menunggu proses hukum selanjutnya," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 11 April 2017.

Menurut Agus, pencegahan bisa saja mengganggu kinerja Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Namun hal itu tidak akan mengganggu internal Golkar secara keseluruhan.

"Tidak mengurangi soliditas partai untuk memenangkan kader kami yang akan berjuang di Pilkada tahun depan," ujar dia.

Sementara mengenai tugas sebagai pimpinan DPR, Agus juga menilai pencegahan tidak mengganggu. Dia menyebut pimpinan DPR tidak hanya Novanto saja.

"Ketua DPR nggak perlu keluar negeri. Dia punya empat Waketum yang bisa bergantian menjalankan fungsi-fungsi pimpinan DPR. Jadi saya kira tidak ada sama sekali fungsi DPR yang terganggu," kata Agus.

Sebelumnya, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, membenarkan bahwa institusinya telah melayangkan surat pencegahan berpergian ke luar negeri kepada Direktorat Jenderal Imigrasi atas nama Setya Novanto. Novanto dicegah berkaitan dengan pengusutan atas kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. (ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP