TUTUP
TUTUP
POLITIK

Meski Populer, Bukan Jaminan Gerindra Usung Emil

"Lebih beken dan terkenal juga Sule atau Tukul Arwana."
Meski Populer, Bukan Jaminan Gerindra Usung Emil
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.  (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

VIVA.co.id – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Pouyono mengatakan, kepopuleran bukan jadi jaminan partainya mengusung kandidat ke Pilgub Jawa Barat. Syarat ini berlaku juga untuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau Emil yang digadang-gadang akan maju.

"Popularitas bukan jaminan Gerindra ke Jabar-1. Kalau cuma popularitas sih Emil te aya naon naonnya jeng si Sule atuh.  Lebih beken dan terkenal juga Sule atau Tukul Arwana," kata Arief kepada VIVA.co.id, Senin, 27 Maret 2017.

Arief menjelaskan, Gerindra akan bersikap setelah ada rapat pimpinan nasional (rapimnas) untuk menetapkan proses penjaringan para kandidat calon. Keputusan terakhir akan ditentukan Ketua Umum DPP Prabowo Subianto dengan mendengarkan aspirasi masyarakat serta akar rumput partai di Jawa Barat.

Aspirasi dukungan ini yang dinilainya jadi prioritas Gerindra menentukan nama kandidat. "Gerindra memilih calon dengan mendengar masukan dari berbagai pihak yang paling penting. Kedua, bersih dari korupsi dan setia janji kepada masyarakat," ujarnya menambahkan.

Arief mengatakan, Gerindra tak mau meniru NasDem yang sejak jauh-jauh hari mendeklarasikan dukungan untuk Pilgub Jabar. Menurutnya, Pilgub Jabar hanya satu agenda dari jadwal Pilkada serentak 2018.

"Kita enggak mau niru-niru NasDem yang lebih awal menentukan dan mendeklarasikan di cuma salah satu provinsi saja. Padahal, Pilkada 2018 itu banyak Pilkada di daerah lain juga," tuturnya.

Menurutnya, saat ini Gerindra masih fokus untuk memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran dua Pilkada DKI. "Saat ini Gerindra masih konsentrasi memenangkan pertempuran melawan Goliat Ahok-Djarot di Pilkada DKI," ujarnya.

Sebelumnya, Partai NasDem menyatakan dukungan untuk mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau Emil menuju Pilgub Jawa Barat, tahun depan. Pilgub Jabar masuk agenda Pilkada serentak tahap tiga yang digelar Juni 2018 mendatang. (mus)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP