TUTUP
TUTUP
POLITIK

SBY Maklum Salah Informasi karena Lama Tak Bertemu Jokowi

Pertemuan keduanya menjadi ajang tabayun atau klarifikasi.
SBY Maklum Salah Informasi karena Lama Tak Bertemu Jokowi
Presiden Jokowi Terima SBY di Istana Merdeka (ANTARA FOTO/Setpres/Cahyo Bruri Sasmito)

VIVA.co.id – Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Merdeka, siang ini, menjadi ajang untuk melakukan klarifikasi atau tabayun.

Seperti diketahui, akhir 2016 lalu, beberapa kali aksi besar jutaan umat Islam yakni 411 (4 November 2016) dan aksi 212 (2 Desember 2016), muncul kabar kalau ada peran SBY di balik itu. Namun tidak spesifik seperti apa tabayun keduanya itu.

"Tadi suasananya baik sekali karena dapat dijadikan sebagai ajang tabayun. Dengan demikian seperti yang saya duga, beliau (Jokowi) tetap percaya bahwa seorang SBY itu juga ingin berbuat yang terbaik untuk negara ini, untuk pemerintahan beliau. Saya juga demikian," jelas SBY, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 9 Maret 2017.

Setiap Presiden maupun mantan presiden, menurut SBY, tetap punya komitmen untuk membangun bangsanya. Termasuk dia, yang juga tetap ingin membantu.

Karena lama tidak bertemu, SBY memaklumi bisa saja terjadi kesalahan dalam menerima informasi. "Sudah lama tidak bertemu, mungkin saja ada informasi-informasi yang tidak sepatutnya didengar baik oleh beliau (Jokowi) atau saya sendiri," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo bertemu dengan pendahulunya, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan yang sudah lama diinginkan ini baru terealisasi pada Kamis, hari ini.

"Dan hari ini, alhamdulillah, beliau (SBY) pas juga ada waktu dan beliau juga ada maka kita janjian dan ketemu," kata Jokowi di Istana Merdeka. (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP