TUTUP
TUTUP
POLITIK

DPR Minta Kemenag Utamakan Lansia Lebih Dulu Pergi Haji

Pemangkasan antrean haji tidak sebanyak yang dibayangkan.
DPR Minta Kemenag Utamakan Lansia Lebih Dulu Pergi Haji
Kepulangan jemaah haji Indonesia (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

VIVA.co.id - Kementerian Agama menetapkan jumlah kuota jemaah haji tahun 2017, sebanyak 221 ribu orang. Rinciannya, 204 ribu orang jemaah haji reguler dan 17 ribu jemaah haji khusus.

Indonesia memang mengalami peningkatan kuota dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, dengan penambahan itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid, meminta masyarakat tidak terlalu berharap, karena pemangkasan antrean haji tidak sebanyak yang dibayangkan.

"Kalau antrean jangan terlalu berharap. Dengan tambahan kuota sekarang yang normal paling akan mempercepat dua, atau tiga tahun. Dengan beberapa kebijakan tambahan, maka paling hanya akan percepatan satu atau dua tahun," kata Sodik, ketika dihubungi VIVA.co.id pada Kamis 23 Februari 2017.

DPR lebih menyoroti upaya peningkatan pelayanan haji ketimbang hanya masalah pemangkasan antrean. "Jadi, (antrean) tidak usah terlalu dimasalahkan. Yang penting adalah pelayanan prima, transparansi kuota, tansparansi uang, atau dana," ujar Sodik.

Komisi VIII DPR sebenarnya berharap Kementerian Agama juga bisa memprioritaskan orang-orang yang semestinya disegerakan pergi haji. Mereka, antara lain, pertama, calon jemaah yang sudah lunas biaya dan menunggu sejak tahun lalu; kedua, calon jemaah yang berhak berangkat tahun 2017; ketiga, kalangan lanjut usia (lansia), atau berusia lebih 75 tahun; dan keempat, muhrim, atau pendamping.

"Untuk (calon jemaah) lansia, DPR pernah minta lansia lima belas persen (dari total calon jemaah yang mendaftar)," katanya. (Baca: Ini Daftar Kuota Haji Reguler per Provinsi untuk 2017)

(asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP