TUTUP
TUTUP
POLITIK

Pemuda Muhammadiyah Pastikan Tak Ikut Aksi 212

Hal itu disampaikan Dahnil Anzar usai bertemu Presiden Jokowi.
Pemuda Muhammadiyah Pastikan Tak Ikut Aksi 212
Presiden Joko Widodo saat Hadiri Tanwir I Pemuda Muhammadiyah (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

VIVA.co.id – Selain Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia, Presiden Joko Widodo juga mengundang Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 20 Februari 2017. Diundangnya organisasi mahasiswa Islam ini sehari jelang rencana aksi 21 Februari atau Aksi 212 jilid II besok.

Aksi besok dikabarkan menuntut Presiden Jokowi segera memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI. Alasannya, Ahok sudah menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama.  

"Tentu kami datang ke sini dalam rangka memenuhi undangan Pak Presiden terkait dengan isu-isu kebangsaan," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, usai bertemu Presiden Jokowi di Jakarta.

Dia dan pimpinan Pemuda Muhammadiyah yang hadir juga melaporkan hasil Tanwir Pemuda Muhammadiyah beberapa waktu lalu yang ditutup oleh Presiden. Dahnil mengatakan, hal integritas dan produktivitas menjadi dua poin utama, yang juga disepakati dengan Jokowi.

Mengenai aksi 212 besok, Dahnil memastikan organisasi yang ia pimpin tidak akan turun ke jalan. "Yang jelas Pemuda Muhammadiyah itu secara resmi tidak ikut aksi itu. Kami tidak bersama aksi itu," katanya.

Dahnil mengatakan, Pemuda Muhammadiyah memahami aksi beberapa elemen pada esok hari. Menurutnya, aksi unjuk rasa sah dilakukan sesuai dengan aturan konstitusi. Namun Pemuda Muhammadiyah meminta agar aksi tidak diwarnai tindakan anarkistis.

"Hari ini kan sebenarnya aspirasinya kawan-kawan yang besok itu demo. Itu sudah kami sampaikan, bahkan terus terang langsung kepada Pak Presiden," katanya. (ase)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP