TUTUP
TUTUP
POLITIK

Cerita Wartawati Diprotes Saat Hendak Nyoblos di TPS Jokowi

Protes itu menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Cica.
Cerita Wartawati Diprotes Saat Hendak Nyoblos di TPS Jokowi
Cica saat diprotes ketika mencoblos di TPS Jokowi. (Agus Rahmat - VIVA.co.id)

VIVA.co.id – Protes sejumlah saksi dan panitia pengawas Pilkada DKI Jakarta masih membekas di benak Chicha Amalia. Wartawati salah satu televisi nasional itu diprotes saat hendak mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) IV Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Februari 2017. 

Wanita 28 tahun itu mencoblos dengan menggunakan formulir A5 yang sudah disiapkan dari TPS asalnya di TPS 31 Kelurahan Bangka. TPS IV itu juga digunakan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana, untuk mencoblos.

Datang lebih awal saat TPS baru buka, Cica, panggilan akrabnya, hendak meliput agenda Jokowi. Sebab, sehari-hari, ia merupakan jurnalis yang bertugas di Istana Kepresidenan. 

Sekitar pukul 07.48 WIB, pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mulai memanggil nama-nama yang tertera sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Beberapa pemilih, sudah duduk menunggu giliran di dalam tenda TPS yang berada di belakang Kementerian Pariwisata itu.

Cica termasuk di antaranya. Tidak lama berselang, Okto Andito, ketua KPPS memanggil namanya. Namun saat surat suara baru dia pegang dan hendak menuju bilik suara, terdengar suara protes dari meja saksi dan panwas. 

Menurut mereka, pengguna A5 ada waktunya di siang jelang penutupan. "Kaget dong (saat diprotes) karena setahu saya yang sudah memiliki form A5 bisa mencoblos dari jam 7 sampai jam 1," katanya kepada VIVA.co.id, Kamis, 16 Februari 2017.

Sebagai warga yang baik, Cica tidak ingin aktivitasnya sebagai jurnalis, menghilangkan hak dia untuk memilih gubernur dan wakil gubernur untuk lima tahun ke depan.

"Sebagai jurnalis Istana Kepresidenan saya harus menjalankan kewajiban saya meliput kegiatan Presiden. Namun di sisi lain sebagai warga DKI saya ingin menggunakan hak suara saya untuk memilih gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta," ujar Cica.

Dengan momentum meliput agenda Jokowi memilih, dia tetap ingin menggunakan hak suaranya di TPS tempat melaksanakan tugas peliputan.

"Jadi untuk itu sehari sebelum pencoblosan saya sempatkan diri ke Kelurahan Bangka untuk menukar undangan C6 menjadi form A5 agar bisa memilih di TPS tempat saya meliput," ujar Cica.

Namun aksi protes saat di TPS itu tetap menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi Cica. Apalagi, hal itu terjadi di depan puluhan jurnalis lainnya, rekan-rekan yang ikut meliput agenda Kepresidenan. (hd)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP