TUTUP
TUTUP
POLITIK

Mega: Pemilih di DKI Mengeluh Surat Suara Habis

Dia meminta masalah itu dilaporkan ke Kemendagri.
Mega: Pemilih di DKI Mengeluh Surat Suara Habis
Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP saat mencoblos di Pilkada DKI 2017, Rabu (15/2/2017) (VIVA.co.id/Reza Fajri)

VIVA.co.id - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengungkap adanya masalah di Pilkada DKI Jakarta. Mega sendiri mendapatkan laporan dari lapangan.

"Tadi juga banyak keluhan dari daerah, di Jakarta ini, yang peserta berkeinginan untuk mencoblos, tapi rata-rata keluhannya adalah surat suaranya itu sudah habis," kata Megawati dalam konferensi pers di Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Februari 2017.

Mega lantas menyarankan agar mereka yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya karena surat suara habis, melaporkan ke Kementerian Dalam Negeri. Alasannya, Indonesia adalah negara hukum.

"Sehingga hak warga negara secara hukum itu sama. Beda kalau mereka tidak datang, itu namanya golput. Tapi ini banyak yang mengatakan sudah menunggu panggilan, tapi tidak diberikan, waktu dinyatakan habis dan ditutup. Ini yang harus kita perjuangkan," kata Mega.

Terkait hasil Pilkada DKI, Mega melihat berdasarkan hitung cepat, perolehan suara Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat mencapai 43,5 persen. Hal itu berarti mereka harus bersiap menghadapi putaran kedua.

"Jakarta ini kan beda dengan yang lain. Meskipun kita memperoleh suara tertinggi, tapi karena yang harus kita dapatkan adalah minimal 50 persen plus satu suara. Maka, meskipun kita masih menunggu betul rekapitulasi manual, atau perhitungan resmi KPU Jakarta, saya sudah memerintahkan kepada seluruh anggota, kader, saksi partai, sukarelawan untuk benar-benar mengawal suara rakyat. Kalau sekiranya harus masuk sampai putaran dua," tutur Mega. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP