TUTUP
TUTUP
POLITIK

Masa Tenang, DPR Ingatkan Pembersihan Atribut Kampanye

Juga meminta tak ada satu pun aksi massa di masa tenang pilkada.
Masa Tenang, DPR Ingatkan Pembersihan Atribut Kampanye
Proses pembuatan surat suara untuk Pilkada serentak 2017 yang akan diselenggarakan pada 15 Februari 2017. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

VIVA.co.id – Masa tenang menjelang pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak akan dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 14 Februari 2017. Hal ini sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada pada Pasal 67 ayat 2 yang berbunyi "Masa tenang berlangsung selama 3 hari sebelum hari H pemungutan suara".

"Merujuk pada Pasal 66 ayat 7 UU Pilkada, kami minta KPU untuk membersihkan segala atribut kampanye pada masa tenang. Jangan sampai satu hari sebelum pencoblosan, masih terdapat spanduk-spanduk paslon yang terpampang di ruang publik," kata anggota Komisi II, Hetifah Sjaifudian ketika dihubungi pada Rabu, 8 Februari 2017.

Politikus Partai Golkar ini mengingatkan, agar pasangan calon dan tim suksesnya tidak melakukan kegiatan seperti kampanye pada masa tenang. Dia menegaskan bahwa melakukan kampanye di luar waktu yang ditentukan adalah bentuk pelanggaran Pilkada. Tak hanya itu, pasangan calon dan tim sukses juga diminta menghindari maupun terprovokasi berita palsu.

"Terhadap masifnya berita-berita hoax, semua agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini.

Sementara terkait adanya rencana kelompok ormas yang akan menggelar demonstrasi pada hari-hari menjelang masa tenang Pilkada, Hetifah berharap untuk tidak merealisasikannya.

"Jika demo tetap digelar kami minta Bawaslu untuk terjun ke lapangan mengawasi kemungkinan terjadinya kampanye terselubung atau memanfaatkan demo untuk kampanye," kata Hetifah. (mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP