TUTUP
TUTUP
POLITIK

Cerita Fahri Saat Sulit Melewati AS karena Namanya

"Nama saya ada Arabnya."
Cerita Fahri Saat Sulit Melewati AS karena Namanya
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

VIVA.co.id - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, Amerika Serikat mulai menunjukkan ketidaktenangannya, ditandai dengan kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump. Fahri mengatakan, suatu negara seharusnya tidak boleh menghambat seseorang masuk selama berdokumen lengkap.

"Jadi tidak boleh ada negara yang melarang satu negara hanya karena negaranya, apalagi agamanya. Itu tidak boleh di dalam konvensi internasional," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 31 Januari 2017.

Menurut Fahri, standar pemikiran warga dan juga pemimpin AS saat ini menurun. Apalagi jika pemerintahan Trump hanya mengkhawatirkan agama seseorang sebagai bagian dari ancaman.

"Karena kalau Donald Trump itu bukan soal negaranya, jadi itu yang harus kita catat. Itu bukan soal negara tapi itu soal agamanya. Karena dari awal yang dipersoalkan Trump itu adalah agamanya. Jadi harusnya kalau Amerika itu turun kemampuan berpikirnya, pemimpin Indonesia ini harus naik cara berpikirnya, lebih tinggi cara berpikirnya," kata dia.

Meskipun Indonesia bukan bagian dari tujuh negara yang dilarang masuk ke AS, namun Fahri pernah mengungkapkan kesulitannya saat melewati wilayah AS. Saat itu dirinya lama diwawancara otoritas setempat karena namanya.

"Ya pasti ada (dampak ke Indonesia). Saya aja pernah melintas dari Peru ke Amerika. Saya anggota DPR, waktu itu mau jenguk saudara di Kanada, diwawancaranya lama sekali karena nama saya ada Arabnya," kata Fahri. (mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP