TUTUP
TUTUP
POLITIK

Panglima: TNI Netral di Pilkada Serentak

Jika ada yang memihak, dia meminta agar segera dilaporkan.
Panglima: TNI Netral di Pilkada Serentak
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (berdiri). (Antara Foto/ M Agung Rajasa.)

VIVA.co.id – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa institusinya netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017. Selain itu, Gatot memastikan TNI siap membantu Polri dalam mengamankan pesta demokrasi di tingkat daerah tersebut.

"Peran TNI membantu mengamankan pelaksanaan pilkada serentak, kebijakan ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden RI," kata Gatot dalam keterangan resminya, Kamis, 26 Januari 2017.

Demi kelancaran pesta demokrasi tersebut, lanjut Gatot, TNI ikut berpartisipasi dengan menerjunkan pasukan yang tersebar di 101 daerah, baik tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

"Salah satu bentuk partisipasi yang akan dilakukan TNI adalah dengan mengerahkan pasukan TNI yang disebar di seluruh wilayah Indonesia, guna menjaga dan mendeteksi kemungkinan ancaman terhadap pelaksanaan pilkada," ujarnya.

Terkait adanya informasi mengenai ancaman terhadap pelaksanaan pesta demokrasi tersebut, Gatot menegaskan bahwa TNI telah mengantisipasi segala kemungkinan terburuk. Dia meminta masyarakat tidak khawatir, atau berprasangka yang tidak baik dan tetap beraktivitas seperti biasa.
 
"Saya juga meminta bantuan media untuk memonitor, apabila ada prajurit TNI yang terindikasi berpihak pada peserta pilkada. Tolong sampaikan namanya siapa, pangkatnya apa, satuannya di mana, dan apa yang dilakukan. Segera saya tindak dan proses hukum," tutur Gatot.

Pilkada 2017 merupakan pilkada serentak yang kedua setelah yang pertama digelar pada 2015. Untuk kali ini, 101 daerah termasuk DKI Jakarta akan berpartisipasi. (art)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP