JK Minta Ambang Batas Presiden Tak Dihilangkan

Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Foe Peace Simbolon

VIVA.co.id – Wacana ambang batas nol persen pencalonan presiden atau presidential threshold mulai mengemuka di DPR. Tanpa ambang batas artinya semua partai politik yang terverifikasi oleh KPU akan bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden. Namun Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK berpendapat ambang batas pencalonan presiden masih dibutuhkan untuk Pemilu 2019 mendatang.

Bamsoet: Duet JK-AHY, Jauh ke Arah Sana

"Jangan juga setiap partai itu mengusulkan ini sehingga lebih menyulitkan Pemilu itu sendiri," kata JK di kantornya, Jakarta, Jumat 13 Januari 2017.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menilai bahwa wacana zero ambang batas pencalonan presiden adalah keinginan partai kecil dan partai-partai yang baru berdiri. "Calon punya dukungan riil dari awal," ujarnya.

Minggu 17 Juni, Wapres JK Gelar Open House di Makassar

JK mengingatkan agar Pemilu berjalan sehat maka perlu aturan yang jelas. Ia berharap revisi UU Pemilu yang sedang digodok DPR bisa dituntaskan dengan cepat dan dengan hasil yang relevan dengan kebutuhan bangsa. “Ini pembahasan DPR, tentu kita tunggu hasil DPR," ujarnya.

JK dalam kesempatan itu juga mengingatkan bahwa diperlukan partisipasi dari semua elemen masyarakat agar bisa menjalankan Pemilu transparan dan demokratis.

Bertolak ke Jepang, JK akan Temui PM Shinzo Abe

"Pemilu yang berkualitas, sehingga harus ada batasan-batasan itu," katanya.  

Wakil Presiden Jusuf Kalla

JK: Ketimpangan di Daerah Juga karena Faktor Sosial Politik

JK menegaskan komitmen pemerintah dalam memajukan daerah tertinggal.

img_title
VIVA.co.id
10 Juli 2018