TUTUP
TUTUP
POLITIK

Muhaimin Ungkap Alasan Gus Dur Suka Pecat Orang

Dia dan sejumlah kader muda PKB turut dipecat Gus Dur.
Muhaimin Ungkap Alasan Gus Dur Suka Pecat Orang
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (melambaikan tangan). (VIVA.co.id/ Rifki Arsilan.)

VIVA.co.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa Abdurrahman Wahid adalah sosok guru bangsa yang sangat fenomenal. Menurutnya, Gus Dur juga sangat tegas dalam mendidik kader-kader muda di PKB.

Bahkan, Gus Dur dikenal sebagai pemimpin yang kerap memecat orang-orang yang ada di sekililingnya. Ia mengisahkan, ada hal yang unik ketika Gus Dur masih hidup.

Saat itu, Gus Dur pernah marah-marah kepadanya dan sejumlah kader muda PKB yang lainnya, seperti Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, mantan Menteri Desa Marwan Djafar, dan Gus Yusuf.

"Padahal mereka itu yang pernah menulis buku biografi Gus Dur loh, tapi kalau beliau sudah bilang pecat, ya pecat. Tapi alhamdulillah mereka yang dulu dipecat Gus Dur sekarang dapat meneruskan perjuangan Gus Dur di PKB, dan itu karena Gus Dur sayang sama teman-teman muda seperti saya," kata Muhaimin yang diikuti tawa peserta acara Haul ke-7 almarhum Gus Dur di DPP PKB, Jalan Raden Saleh I, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Desember 2016.

Muhaimin mengatakan bahwa ketegasan Gus Dur dalam menentukan langkah di atas nalar politik para politisi lainnya. Dia menuturkan kekuasaan bukanlah hal utama bagi Gus Dur. Sebaliknya, Gus Dur memiliki cita-cita besar untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik dari masa Orde Baru.

"Gus Dur itu selama hidupnya tidak pernah merasakan hidup enak. Sekali-kalinya enak itu waktu jadi presiden. Eh pas jadi presiden gak ada angin, gak ada hujan, menteriya dipecat-pecatin. Gak lama dari itu, Gus Dur akhirnya mundur," katanya.

Muhaimin mengemukakan bahwa Gus Dur menjadikan PKB sebagai salah satu alat mewujudkan cita-citanya. Oleh karena itu, dia mengimbau seluruh kader partai di seluruh Indonesia untuk melanjutkan perjuangannya.

"Gus Dur menginginkan Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan Indonesia yang berkeadilan," kata tokoh yang akrab disapa Cak Imin tersebut.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP