TUTUP
TUTUP
POLITIK

Maruarar: Pendapat Tak Boleh Disampaikan dengan Paksaan

Dia mengingatkan Indonesia adalah negara hukum.
Maruarar: Pendapat Tak Boleh Disampaikan dengan Paksaan
Anggota Komisi XI DPR RI, Maruarar Sirait. (VIVA.co.id/Fajar GM)

VIVA.co.id - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa Pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia lahir dan berakar dari budaya masyarakat Indonesia. Budaya itu yaitu menjujung semangat pluralisme, bhineka tunggal Ika.

"Pancasila adalah ideologi hidup. Ideologi yang menjadi rumah bersama. Tidak mengedepankan perbedaan SARA. Jadikan perbedaan ini menjadi potensi untuk membangun bangsa. Bukan perbedaan ini menjadi pemisah antar anak bangsa," kata Maruarar, dalam keterangan persnya, Senin, 28 November 2016.

Maruarar mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi. Maka dari itu, meskipun berbeda pilihan politik tetap bersatu untuk membangun bangsa.

"Semua orang boleh menyampaikan kritik dan sarannya. Akan tetapi harus sopan dan baik. Jangan memaksakan pendapat dengan cara kasar," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa negara Indonesia juga berdasar hukum. Sehingga semua ada koridor dan peraturan yang berlaku. Sebagai pemuda jangan main hukum sendiri.

"Jadilah masyarakat yang beradab. Yang patuh terhadap hukum," katanya.

Pada Jumat, 2 Desember 2016, mendatang, sejumlah ormas Islam berencana menggelar demonstrasi. Mereka menuntut penegakan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Diharapkan agar aksi itu berjalan dengan baik tanpa melanggar hukum.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP