TUTUP
TUTUP
POLITIK

Waketum Demokrat: Demo Hak Rakyat, Tak Boleh Dilarang

"Ini dilindungi Undang-Undang."
Waketum Demokrat: Demo Hak Rakyat, Tak Boleh Dilarang
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto (VIVA.co.id/Danar Dono)

VIVA.co.id – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, mengomentari rencana demonstrasi lanjutan terkait kasus Basuki Tjajaja Purnama atau Ahok. Demonstrasi massal itu akan digelar lagi di Jakarta pada 2 Desember mendatang.

"Soal demonstrasi adalah hak konstitusional dari rakyat Indonesia. Ini dilindungi Undang-Undang, sehingga kita tidak boleh melarangnya," kata Agus di gedung DPR, Jakarta, Jumat 18 November 2016.

Ia pun mempersilakan demonstrasi dilakukan dengan catatan bisa berjalan baik. Menurutnya, demo 4 November lalu pun sebenarnya juga sudah berjalan baik. Hanya ada insiden pada malamnya yang juga bisa teratasi.

"Seluruh unjuk rasa, memiliki landasan konstitusi yang benar, sehingga kita harus menghargai. Kami menyampaikan supaya berada dalam koridor yang ada, sehingga tidak boleh anarki. Itu sudah dibuktikan di 4 November," kata Agus.

Sebelumnya, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) Habib Rizieq Shihab memastikan akan ada aksi Bela Islam III lanjutan pada 2 Desember 2016. Mereka meniatkan aksi itu  damai dengan beribadah dan berdoa bersama.

 

(ren)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP