TUTUP
TUTUP
POLITIK

Petinggi Gerindra Sindir Safari Militer Jokowi

"Siapa tahu dia (Joko Widodo) mendatangi TNI untuk berterima kasih."
Petinggi Gerindra Sindir Safari Militer Jokowi
Presiden Joko Widodo mendatangi Markas Kostrad di Cilodong (VIVA.co.id / Agus Rahmat)

VIVA.co.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, menyindir kunjungan Presiden Joko Widodo ke sejumlah markas militer TNI dan Polri yang belakangan populer disebut safari militer.

"Siapa tahu dia (Presiden Joko Widodo) mendatangi TNI untuk berterima kasih karena tak jadi kudeta. Siapa tahu dia mengunjungi Polisi untuk berterima kasih karena tidak jadi menembaki pendemo (aksi unjuk rasa besar-besar pada 4 November 2016)," kata Arief dalam sebuah forum diskusi di Jakarta pada Kamis, 17 November 2016.

Dia mengingatkan TNI dan Polri sebagai institusi anak kandung rakyat Indonesia. TNI dan Polri tak bisa bertindak semena-mena kepada rakyat. Jika pada 25 November 2016 kembali terjadi demonstrasi besar-besaran, TNI dan Polri harus melindungi rakyat.

"Saya ingatkan pada TNI dan Polri, dia tak mengabdi kepada Jokowi, tapi mengabdi kepada negara. Jadi jika rakyat meminta dan menuntut Jokowi untuk turun, maka TNI dan Polri harus kembali ke rakyat," ujarnya tanpa menjelaskan lebih rinci.

Presiden menjalani serangkaian kegiatan yang disebut safari militer dalam sepekan terakhir. Kunjungan pertama, Presiden mendatangi Mabes TNI AD, lalu Markas Marinir TNI AL, Markas Brigade Mobile (Brimob), Markas Komando Pasukan Khusus (Kopasus), dan Markas Komando Korps Pasukan Khas (Kopaskhas).

Kunjungan terbaru adalah Kepala Negara mendatangi Markas Divisi Infanteri 1 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di Cilodong, Depok, Jawa Barat, pada Rabu, 16 November 2016.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP