TUTUP
TUTUP
POLITIK

Komisi III DPR Yakin Polri Profesional Soal Kasus Ahok

Komisi III tak merasa perlu ikut menyaksikan gelar perkara.
Komisi III DPR Yakin Polri Profesional Soal Kasus Ahok
Baliho 'Penjarakan Ahok' dibentangkan di dekat Istana Merdeka, (04/11). (VIVA.co.id/ Eduward Ambarita)

VIVA.co.id – Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu menyatakan, menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok kepada Kepolisian.  

"Kami menghormati undangan Pak Kapolri untuk memantau gelar perkara di Mabes Polri, karena kami ingin menghormati proses hukum dan kami percaya profesionalisme Polri dalam kasus penistaan agama," kata Masinton di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 15 November 2016.

Ia mengatakan, Komisi III memutuskan tak menghadiri gelar perkara Ahok dan hanya memantau gelar perkara tersebut. Sepenuhnya, DPR percaya bahwa Kepolisian bisa memproses kasus ini secara profesional dan tanpa intervensi.   

"Kami serahkan sepenuhnya pada Kepolisian, karena masuk ranah penyelidikan dan kami sepenuhnya mengawasi, agar tidak dicampur aduk dengan proses politik dan tidak diintervensi," lanjutnya.

Ia mengatakan, gelar perkara juga sudah relatif terbuka dan dalam proses itu ada Komisi Kepolisian Nasional, serta Ombudsman yang turut mengawasi, agar polisi bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Gelar perkara dilakukan, untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam penyebutan surat Al Maidah oleh Ahok. Rencananya, pengumuman hasil gelar perkara akan disampaikan pada esok hari. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP