TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
POLITIK

PPP Kutuk Aksi Teror Bom Gereja Samarinda

Partai Kabah mengingatkan terorisme bukanlah hasil ajaran agama.
PPP Kutuk Aksi Teror Bom Gereja Samarinda
Aksi Teror Bom di Samarinda (ANTARA FOTO/Amirulloh)

VIVA.co.id – PPP mengutuk insiden pelemparan bom terhadap Gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu pagi kemarin. Akibat peristiwa tersebut, terdapat korban yang mayoritas anak-anak. Satu anak bernama Intan Marbun meninggal dunia hari ini.

"Munas Alim Ulama PPP mengutuk terjadinya pengeboman rumah ibadah di Samarinda yang mengakibatkan jatuhnya korban balita dan korban-korban lainnya," kata Wakil Ketua Umum PPP, Tamam Achda, di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin 14 November 2016.

Tamam menyebut tindakan teror itu tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Menurut Tamam, aksi seperti itu bukanlah hasil ajaran agama.

"Tindakan kekerasan ini tidak dibenarkan ajaran mana pun, dan (kami) mengimbau semua pihak untuk mewaspadai provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," lanjutnya.

Ledakan bom molotov di Gereja Oikumene Samarinda terjadi pada Minggu, 13 November 2016 sekitar pukul 10.15 WITA. Diketahui seorang pria bernama Juhanda alias Jo (37 tahun) datang ke halaman gereja dan melempar bom molotov.

Pada saat itu, ada empat anak sedang bermain di halaman gereja. Bom kemudian melukai anak-anak tersebut termasuk merusak empat kendaraan roda dua yang sedang terparkir. Seluruh korban mengalami luka bakar.

Dari pemeriksaan pelaku terungkap jika Juhanda ternyata residivis kasus bom pada tahun 2011.  

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP