TUTUP
TUTUP
POLITIK

Fahri Hamzah Khawatir Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok

Menurut Fahri, gelar perkara terbuka akan menimbulkan kekacauan baru.
Fahri Hamzah Khawatir Gelar Perkara Terbuka Kasus Ahok
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

VIVA.co.id – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mengomentari rencana Bareskrim Polri yang akan melakukan gelar perkara secara terbuka terbatas terhadap kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Menurutnya, hal itu akan menimbulkan kekacauan baru.

"Penyelidikan sifatnya tertutup. Itu projusticia, dalam KUHAP. Jadi jangan lagi gara-gara tertahan dengan sikap Presiden lalu polisi melakukan manuver-manuver yang sifatnya pencitraan, extra judicial, nanti menimbulkan kekacauan baru," kata Fahri di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu, 13 November 2016.

Ia mengatakan seharusnya kepolisian strict saja pada prosedur hukum. Polisi jangan berasumsi masyarakat tak mengerti hukum, apalagi dengan banyaknya kelas menengah di Indonesia.

"Yang demo 4 November itu kan kelas menengah. Orang yang biayai dirinya untuk datang. Ada yang pakai mobil, profesional, punya uang, dan pintar. Jadi jangan di era ini polisi mau bermanuver. Hentikan itu. Strict saja pada hukum," kata Fahri.

Menurutnya, Kepolisian hanya perlu menemukan dua alat bukti. Pertama bisa dari peristiwanya dan kedua dari saksi ahli. Untuk saksi ahli, maka ia menilai yang perlu ditanya adalah ulama.

"Pro justisia hukum acara ada aturannya, jangan melanggar hukum acara, bisa membuat kekacauan baru. Sudahlah, polisi kembali yang benar," kata Fahri.

 

(ren)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP