TUTUP
TUTUP
POLITIK

Posisi JK Ketua Dewan Masjid, Krusial Pesankan Netralitas

Di kondisi politik pilkada yang mulai memanas.
Posisi JK Ketua Dewan Masjid, Krusial Pesankan Netralitas
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) berjabat tangan dengan Presiden VI Susilo Bambang Yudhoyono sebelum menggelar pertemuan tertutup di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Selasa (1/11/2016). (ANTARA/Fadil)

VIVA.co.id – Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKB, Maman Imanulhaq menanggapi posisi Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia yang diharapkan bisa berperan mendinginkan suasana politik yang memanas jelang pilkada, pula membawa pesan netralitas.

"Bukan hanya JK, semua tokoh bangsa, dan yang berkaitan dengan bagaimana kita menjaga eksistensi NKRI harus melakukan imbauan, agar tidak menggunakan sarana ibadah dan keagamaan untuk melakukan provokasi," kata Maman, saat dihubungi VIVA.co.id, Kamis 3 November 2016.

Menurutnya, agama harus tetap ditempatkan sebagai spirit untuk perubahan dan perdamaian. Apalagi, JK juga dikenal sebagai tokoh perdamaian. Ia berharap, JK bahkan bisa memberikan  pesan perdamaian yang menjadi inti agama.  

"Sebagai tokoh perdamaian, diharapkan selalu memberikan yang terbaik bahwa nilai perdamaian jadi inti pesan-pesan agama," kata Maman.

Sebelumnya, massa demonstrasi dugaan penistaan agama oleh Ahok mulai berdatangan dari luar Jakarta. Sementara itu, Kepolisian disebutkan sudah bisa mengidentifiksi dan memetakan kekuatan pengamanan.

Koordinator Gerakan Nasional Pendukung Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir mengatakan, para simpatisan banyak yang menginap di masjid untuk bisa menghadiri demonstrasi 4 November 2016 itu. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP