TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
POLITIK

Guyonan Segar Pendukung Anies Soal Nomor Urut 3

Anies-Sandi mendapatkan nomor urut 3 dalam Pilkada DKI Jakarta.
Guyonan Segar Pendukung Anies Soal Nomor Urut 3
Anies-Sandiaga luncurkan logo 'Salam Bersama'. (viva.co.id/Irwandi)

VIVA.co.id – Tiga pasangan calon Gubernur DKI Jakarta telah mengambil nomor urut untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah 2017 mendatang. Nomor urut membuat para tim pendukung sibuk menerjemahkannya, baik melalui media sosial maupun seruan.

Namun menurut politikus Partai Gerindra, Desmond Mahesa, tak perlu ada yang dipermasalahkan dari nomor itu, termasuk nomor tiga yang didapat pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Emang kenapa kalau nomor tiga? Bagus kan?" Kata Desmond di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, 26 Oktober 2016.

Wakil Ketua Komisi III ini punya terjemahan sendiri atas nomor urut tiga itu. Dia menilai nomor urut tiga bisa menjadi keuntungan sendiri untuk pasangan Anies-Sandiaga.

"Angka 3 tuh kalau kita bicara nih ya: 1 itu kan kita buka, 2 kita lihat-lihat, nah 3 ya coblos," ujar mantan aktivis ini.

Sementara itu, Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), salah satu LSM yang bergerak di bidang Pemilu, Masykurudin Hafidz mengingatkan bahwa nomor urut bukan representasi dari kualitas para kandidat.

"Menjadikan nomor sebagai angka keberuntungan apalagi mistik sudah bukan zamannya lagi. Sikap politik dan rasional jauh lebih dibutuhkan," kata Masykurudin, Rabu 26 Oktober 2016.

Masykurudin menjelaskan nomor urut tidak pernah menentukan apa-apa. Sangat mudah bagi pemilih untuk menghapal urutan nomor pasangan calon beserta partai politik pengusung jika pemilih sudah memiliki pilihan sendiri.

"Kemenangan bergantung pada adu konsep dan gagasan membangun Jakarta dan partai politik pengusung memanfaatkan masa kampanye secara intensif memengaruhi pemilih dengan visi, misi dan program yang dicanangkan," ujarnya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP