TUTUP
TUTUP
POLITIK

Materi Permohonan PPP Djan Faridz Masih Berantakan

Hal itu diungkapkan majelis hakim.
Materi Permohonan PPP Djan Faridz Masih Berantakan
Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz bersama Wakil Ketua Umum PPP Humprey Djemat  (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

VIVA.co.id – Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) RI Manahan P Sitompul meminta, materi permohonan atas gugatan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz agar segera diperbaiki dan diserahkan kembali selambat-lambatnya pada Senin 31 Oktober 2016 mendatang.

Menurutnya, isi materi permohonan tersebut banyak yang berulang. Padahal, sebenarnya sudah bagus karena sudah mengutip banyak teori di dalam materi permohonan.

"Anda sudah banyak mengutip teori tetapi banyak yang berulang (redunden). Seperti frasa 17, 18, 19 mengenai mencampur perselisihan internal dan frasa 20 mengenai intervensi serta frasa 24 juga intinya intervensi," kata Manahan di gedung MK, Jakarta, Selasa, 18 Oktober 2016.

Dari materi yang berulang itu, Majelis pun menyimpulkan bahwa pemerintah hanya intervensi dalam partai politik. "Jadi coba diformulasikan kembali poin-poin di dalamnya. Koreksi lagi," kata Manahan.

Manahan menambahkan, dalam permohonan perlu ada kronologis perkara yang lengkap agar semua pihak mengerti kapan penetapan itu disahkan. Kemudian, kubu mana yang pertama kali mengajukan gugatannya di pengadilan.

"Ini harus terperinci. Kubu siapa yang berhak mengutus calonnya di DPR kan tujuan (gugatan) ini ke sana nantinya," ujarnya.

(mus)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP