TUTUP
TUTUP
POLITIK

Alasan Pilkada DKI Dianggap Jadi Batu Loncatan Pilpres

Masyarakat mencontoh Jokowi.
Alasan Pilkada DKI Dianggap Jadi Batu Loncatan Pilpres
Ilustrasi/Penyelenggaraan Pilkada serentak di Indonesia. (VIVA.co.id/ANTARA FOTO)

VIVA.co.id – Pengamat politik dari Universitas Padjajaran Idil Akbar mengatakan, sering ada pandangan bahwa ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta menjadi batu loncatan bagi para calon gubernur untuk maju ke tahapan lebih tinggi, yaitu pemilihan presiden (pilpres) 

"Sebab hal ini mencontoh Jokowi (Presiden RI Joko Widodo) yang menjadikan Pilkada DKI untuk kemudian dijadikan sebagai batu loncatan menuju kursi Presiden," kata Idil saat dihubungi VIVA.co.id, Kamis, 6 Oktober 2016.

Menurutnya, tak ada jaminan di antara tiga nama bakal calon gubernur DKI saat ini akan terpilih juga sebagai calon presiden RI. Namun DKI 1, sebutan untuk jabatan gubernur DKI Jakarta, dianggap posisi strategis secara politik. Sebab, posisi Jakarta sebagai Ibu Kota yang menjadi barometer bagi dinamika politik di pusat. "Penguasaan DKI akan memiliki dampak yang cukup berpengaruh dalam Pilpres nantinya," kata Idil.

Soal siapa saja yang berpeluang besar maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019, ia menilai, kemungkinannya masih cair. Misalnya, kata dia, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bisa maju bersama Jokowi atau bisa juga bersama orang lain atau tidak maju sama sekali.

Seperti diketahui, tiga pasang bakal pasangan calon gubernur (cagub) dan calon waki gubernur (cawagub) DKI Jakarta telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Mereka adalah pasangan bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

(mus)
 

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP