TUTUP
TUTUP
POLITIK
Pilkada Jakarta 2017

Ani Yudhoyono: Menyakitkan, Tudingan Agus Dipaksa Orangtua

"Tuduhan kalau dipaksa orang tua, sangat menyakitkan."
Ani Yudhoyono: Menyakitkan, Tudingan Agus Dipaksa Orangtua
Foto Menarik di Instagram Ibu Ani Yudhoyono (Instagram/AniYudhoyono)

VIVA.co.id – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Ruhut Sitompul sempat melontarkan komentar bahwa pencalonan Agus Yudhoyono sebagai calon Gubernur DKI Jakarta terjadi karena orang-orang di Partai Demokrat yang memengaruhi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ruhut menyayangkan bahwa SBY tak membiarkan Agus meneruskan kariernya di Tentara Nasional Indonesia (TNI) hingga menjadi jenderal nantinya.  

Hal ini pun menarik keingintahuan masyarakat. Keputusan SBY yang mengusung putranya sebagai calon gubernur itu dipertanyakan netizen langsung ke akun Instagram milik mantan Ibu Negara, Ani Yudhoyono.

Melalui jejaring sosial Instagram, netizen dengan akun @edhy_hermawan25, menanyakan pernyataan tersebut kepada Ani Yudhoyono. Ani lantas melalui akunnya menjawab, "Saya kira hanya Agus yang bisa menjawab, bukan Ruhut Sitompul," demikian dituliskan dalam akun @aniyudhoyono tersebut.

Kemudian, di kolom komentar yang lain Ani kembali memberikan tanggapan soal tudingan bahwa pencalonan Agus adalah ambisi dari kedua orangtuanya.

"Pertanyaan mengapa Agus berhenti/pensiun dini dari dinas militer, hanya Agus yang tepat untuk menjawabnya. Tuduhan kalau dipaksa orang tua, sangat menyakitkan. Saya kira, tak satupun orang tua yang ingin mengorbankan anaknya. Pak SBY dan saya tidak pernah menekan Agus dan Ibas sejak dulu," tulis Ani.

Tulisan soal ini tak lantas berhenti.

"Keputusan dan pilihan Agus sepenuhnya diambil oleh Agus dengan segala risiko dan konsekuensinya. Pak SBY dan saya selalu mendukung cita-cita, niat baik dan tulus anak-anak yang kami tahu untuk kepentingan rakyat. Terima kasih atas pengertiannya. Cinta kami untuk rakyat Jakarta dan Indonesia," lanjutnya.

Agus Yudhoyono diusung oleh Partai Demokrat, PKB, PAN, dan PPP menjadi calon Gubernur Jakarta yang dipasangkan dengan Sylviana Murni. Atas keputusan ini, Agus yang berpangkat Mayor Infanteri pun harus mundur dari TNI.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP