TUTUP
TUTUP
POLITIK

Ketua MPR: Pilkada Ujungnya Harus Sejahterakan Rakyat

Sejak 2015, Indonesia menggelar Pilkada secara serentak.
Ketua MPR: Pilkada Ujungnya Harus Sejahterakan Rakyat
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, saat tiba di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor. (Zahrul Darmawan)

VIVA.co.id - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) menjadi bagian penting dari perjalanan negara. Menurutnya, Pilkada menjadi salah satu parameter berjalannya sebuah sistem demokrasi.

"Pilkada bagian penting dari perjalanan bangsa," kata Zulkifli dalam acara peluncuran buku 'Perjalanan Panjang Pilkada Serentak' di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 September 2016.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan bahwa demokrasi juga menjadi para meter bagi kesejahteraan rakyat. Kedua hal ini, kata dia, harus berjalan beriringan.

"Demokrasi dan Pilkada pada ujungnya harus menghasilkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Zulkifli mengungkapkan apa yang disampaikan Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman dalam bukunya merupakan catatan berjalan tentang demokrasi. Buku itu menceritakan proses pembuatan perundang-undangan yang dijadikan dasar pelaksanaan Pilkada.

"Mudah-mudahan buku Pak Rambe bisa memberikan manfaat," tuturnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Pembina partai Golkar, Aburizal Bakrie, mengatakan Kinerja Komisi II DPR yang pimpin, Rambe Kamarul Zaman, dalam menyiapkan semua aturan main terkait Pilkada sudah berjalan dengan baik. ARB mencontohkan salah satu parameter kesuskesan Pilkada adalah pelaksanaan Pilkada 2015 lalu.

"Pilkada 2015 sudah berjalan dengan baik. Relatif kita lihat masalah yang ditimbulkan tidak besar," kata ARB.

ARB pun mengungkapkan kebanggaannya karena kader Partai Golkar berpartisipasi aktif dalam menyiapkan perundang-undangan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan Pilkada. Menurutnya, Golkar sengaja memilih kader terbaik untuk duduk di Komisi II DPR.

Dalam peluncuran buku tersebut hadir sejumlah tokoh politik dan nasional. Mereka antara lain, Ketua Dewan Pembina partai Golkar, Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua MPR, Osman Sapta Odang, dan para anggota DPR.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP