TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
POLITIK

Rencana Prabowo untuk Anies Baswedan

Hal ini menurut analisis Direktur Sigma Said Salahudin.
Rencana Prabowo untuk Anies Baswedan
Prabowo Subianto deklarasikan Anies-Sandiaga sebagai cagub dan cawagub DKI Jakarta. (VIVA.co.id / Irwandi Arsyad)

VIVA.co.id – Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dinilai punya sasaran lebih jauh untuk Anies Baswedan selain menjadi calon DKI 1. Sosok Anies dinilai berpotensi kuat dimajukan untuk mendampingi Prabowo di pemilihan presiden mendatang, jka tembus menjadi Gubernur Jakarta.

Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, mengatakan Prabowo diyakini punya perhitungan jangka pendek dan jangka panjang hingga akhirnya mengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang tergolong masih muda di Pilkada DKI Jakarta.  

"Apabila mereka mengusung kader parpol (partai politik) lain bagaimana dengan prospek partainya sendiri. Bahwa akhirnya Anies, yang dari sisi politik tidak terlalu mengancam peluang keberhasilan Gerindra pada 2019," kata Said kepada VIVA.co.id, Senin, 26 September 2016.

Said menjelaskan, belajar dari pengalaman pahit Prabowo di pilkada dan Pemilu 2014 membuatnya memperhitungkan figur seperti Anies yang bukan kader partai. Dengan kondisi tersebut diyakini bahwa Anies tidak terdikte partai mana pun.  

"Boleh jadi Pak Prabowo ingin mengelus Pak Anies sebagai salah satu calon yang dia mau dorong sebagai cawapres (calon wakil presiden). Pola kerja sama politik yang diubah Pak Prabowo," ujar Said.

Pemilu 2019, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi akan dilakukan secara serentak. Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) diselenggarakan bersamaan. Dengan demikian, setiap partai politik yang lolos bisa mengajukan calon presidennya sendiri.

Dengan mengusung Anies, lanjut Said, Prabowo punya kelebihan dengan bisa langsung menunjuknya sebagai calon wakilnya kelak.

"Boleh jadi yang sekarang Anies terus dijajaki sebagai salah satu kemungkinan cawapres Pak Prabowo. Apalagi ada kemungkinan pilpres dan pileg serentak tidak ada lagi presidential threshold (ambang batas suara). Maka Gerindra bisa usung sendiri. Kalau dia memilih Anies sebagai wakilnya kan tidak terlalu bermasalah," kata Said.

Oleh karena itu, Gerindra, menurut dia, akan habis-habisan untuk berusaha memenangkan Anies di Pilkada 2017.   (ase)

 

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP