TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
POLITIK

Ketika Istana Terseret Persaingan Politik di Pilkada DKI

Mereka disebut tak ingin Gerindra-PKS mengusung Anies Baswedan.
Ketika Istana Terseret Persaingan Politik di Pilkada DKI
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

VIVA.co.id - Panasnya perebutan kekuasaan di Pilkada DKI 2017 turut menyeret Istana Negara. Kabar seliweran menyatakan Istana turut serta dalam mempengaruhi pilihan calon gubernur yang diusung partai politik.

Kabar berhembus itu, soal pertemuan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan petinggi Partai Keadilan Sejahtera. Isu itu menyebutkan, ada keberatan Istana ketika dua partai itu akan mengusung Anies Baswedan untuk bersanding dengan Sandiaga Uno.

Menyikapi kabar itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membantah keras. Ia menilai pemberitaan tersebut menyesatkan.

"Menteri Sekretaris Negara Pratikno tidak pernah bertemu Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, ataupun pemimpin Partai Gerindra lainnya untuk membicarakan apalagi mengintervensi proses penentuan pasangan calon peserta Pilkada DKI Jakarta yang akan diusung Partai Gerindra sebagaimana diberitakan sejumlah media online tersebut," tulisnya dalam siaran pers, Senin, 26 September 2016.

Mantan Rektor Universitas Gajah Mada ini memastikan, Istana tidak ikut campur dalam politik Pilkada DKI.

"Istana mendukung proses penyelenggaraan Pilkada yang demokratis dan berkualitas," katanya.

Pilkada DKI, menghadirkan tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur. Petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersanding dengan Djarot Saiful Hidayat. PDIP, Golkar, Hanura dan Nasdem yang mengusung pasangan ini.

Sementara duet Gerindra dan PKS, mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur dan Sandiaga Uno sebagai calon wakil Gubernur. Anies sendiri sempat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Jokowi-JK, sebelum diganti pada reshuffle 27 Juli 2016 lalu oleh Muhadjir Effendy.

Partai Demokrat, PAN, PPP dan PKB yang tergabung dalam Koalisi Cikeas, mengusung Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon gubernur, dan Sylviana Murni sebagai calon wakil gubernur.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP