TUTUP
TUTUP
POLITIK

Tak Dukung Agus, Ruhut Pede Tak Akan Dipecat SBY

Ruhut yakin SBY tak akan pecat dia walau tolak dukung Agus Yudhyono
Tak Dukung Agus, Ruhut Pede Tak Akan Dipecat SBY
Ruhut Sitompul. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

VIVA.co.id – Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul yakin, Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua umum partai, tidak akan berani memecatnya sebagai kader. Walaupun, dia sudah menyatakan tidak mau mendukung bakal calon yang diusung Partai Demokrat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Padahal calon yang diusung partai itu menjadi calon gubernur adalah Agus Harimurti Yudhoyono, anak dari Susilo Bambang Yudhoyono. Dia dipasangkan dengan Sylviana Murni, Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ruhut mengatakan, pendiriannya teguh mendukung calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. 

"Pecat aku, apa salahku. Boy Sadikin mundur, aku bukan Boy Sadikin. Boy cagub dari PDIP ditolak bu Megawati, sakit hati mundur. Aku enggak pernah jadi cagub," kata Ruhut, saat dihubungi VIVA.co.id, Jumat 23 September 2016.

Dia mencontohkan, saat Pemilu Presiden 2014, dia mendukung Joko Widodo. Kala itu, Demokrat sebagai anggota koalisi Merah Putih, mendukung Prabowo Subianto. Walau berbeda dengan keputusan partai, dia tetap aman menjadi kader Demokrat.

"Aku selalu jadi anjing Demokrat, jaga partai," katanya.

Ruhut mengatakan, dia adalah orang yang loyal. Sama saat dia masih di Golkar, Ruhut mengaku selalu mendukung habis-habisan partai itu. Kini dengan SBY, dia pun akan menunjukkan sikap serupa, dan menolak disebut sakit hati.

Bagi Ruhut, kalau Demokrat memecatnya, maka partai bentukan SBY itu bisa tenggelam pada Pemilu 2019 nanti.

"Silahkan pecat. Yang ada mereka (Demokrat) makin hancur. Apa salah gua. Gua anggota DPR yang mengharumkan nama Demokrat. Pecatlah Ruhut, tenggelam Demokrat," jelasnya.

Hingga kini, belum ada komunikasi dengan SBY menyangkut perbedaan sikap dalam Pilkada DKI Jakarta. Namun Ruhut yakin, dia tetap akan dipertahankan. 

"Dia (SBY) kan tahu aku Ahok terus. Waktu Jokowi juga dia tahu. Aku jadi menkopolhukam partai dari sekarang," katanya.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP