TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
POLITIK

Fraksi Golkar Desak MKD Rehabilitasi Nama Setya Novanto

Menyusul putusan MK soal frasa pemufakatan jahat "Papa Minta Saham".
Fraksi Golkar Desak MKD Rehabilitasi Nama Setya Novanto
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto. (VIVA.co.id/Bayu Nugraha)

VIVA.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Golkar, Ridwan Bae membenarkan Fraksi Golkar meminta rehabilitasi nama Setya Novanto atas tuduhan pemufakatan jahat yang pernah disidangkan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Pasti benar (meminta rehabilitasi) karena Pak Novanto yang saat itu sebagai Anggota dan Ketua DPR tertuduh habis dalam persoalan itu. Bahkan sampai mengorbankan (posisi) Ketua DPR-nya," kata Ridwan saat dihubungi VIVA.co.id, Kamis, 15 September 2016.

Mantan Anggota MKD ini mengatakan, kasus ini menunjukkan bahwa persoalan politik kadang kala bisa memengaruhi kebenaran.  

"Karena kami kalah jumlah suara maka dia (Setya Novanto) harus turun dari ketua DPR. Untuk buktikan kebenaran itu, Pak Novanto berjuang melalui jalur-jalur yang diperlukan, Lahirlah putusan MK yang katakan ‘Papa Minta Saham’ dan seterusnya tak ada," kata Ridwan.

Atas putusan MK tersebut, ia menilai wajar bahkan wajib untuk merehabilitasi nama Novanto.
  
"Sehingga DPR yang jatuhkan posisi Novanto sebagai Ketua DPR harus rehabilitasi namanya karena MKD bagian dari DPR maka DPR turut bertanggung jawab dalam persoalan ini. DPR yang harus rehabilitasi nama Novanto," kata dia. 

Saat ditanya soal posisi Novanto yang terlanjur tergeser dari jabatannya sebagai ketua DPR dan potensi bahwa Novanto yang kini masih menjabat Ketua Fraksi akan menjadi Ketua DPR lagi, Ridwan menilai tak melihat sejauh itu.  

"Paling utama rakyat dan seluruh anggota DPR kenal dan tahu terutama teman-teman di MKD waktu itu yang berpendapat lain dari pendapat kami," kata Ridwan.

Ia menambahkan, pelapor Sudirman Said kala itu sebenarnya juga perlu dipersoalkan.  

"DPR harus lihat ke sana. Tak perlu menunggu permintaan Novanto. DPR harus berinisiatif karena anggotanya terhormat maka harus dijaga wibawanya jangan dipermainkan semau hati oleh orang lain," katanya.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP