TUTUP
TUTUP
POLITIK

Sekolah PDIP, Risma jadi Pemateri dan Djarot jadi Peserta

PDIP mempersiapkan para kader menghadapi Pilkada serentak 2017
Sekolah PDIP, Risma jadi Pemateri dan Djarot jadi Peserta
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hadir di Sekolah Partai PDIP di Depok (VIVA.co.id/ Foe Peace Simbolon)

VIVA.co.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyelenggarakan 'Sekolah Partai' yang digelar untuk mempersiapkan para kader PDIP menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017.

Acara diselenggarakan di Kinasih Resort, Depok, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan VIVA.co.id, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hadir. Sejumlah kader PDIP yang telah menjadi pejabat negara juga hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Hadir pula, anggota Kabinet Kerja lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Sementara, di jajaran peserta, terlihat Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Gubernur Banten Rano Karno.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi pemateri. Risma yang sempat digadang akan maju di Pilkada DKI 2017 akan membawakan materi dengan judul 'Kebijakan Program Pemerintah Daerah Pro Rakyat Sebagai Strategi Pemenangan Pilkada'.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Andreas Pareira mengatakan, Risma menjadi pemateri karena dianggap sukses memimpin Surabaya. Risma akan berbagi pengalaman memimpin ibu kota Jawa Timur, dan kiat suksesnya menjadi wali kota.

"Beliau sebagai narasumber menyampaikan success story, kiat-kiat memimpin kota Surabaya dan melaksanakan program kerakyatan," ujar Andreas di lokasi acara, Selasa, 6 September 2016.

Menurut Andreas, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo juga akan menjadi pemateri. Selain kader, PDIP juga mengundang pihak luar untuk mengajarkan para kader tentang bagaimana memenangkan Pilkada.

"Ada juga dari praktisi media, menteri kabinet, dan DPP," ujar Andreas.

KOMENTARI ARTIKEL INI
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP