TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
POLITIK

Ruhut: Bupati Banyuasin Harus Dihukum Mati

Yan diduga terlibat kasus dugaan mark up Dana Alokasi Khusus Sekolah.
Ruhut: Bupati Banyuasin Harus Dihukum Mati
Ruhut Sitompul. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVA.co.id - Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul mengusulkan hukuman mati bagi Bupati Banyuasin, Yon Anton Ferdian. Menurutnya, tidak adil jika korupsi sebagai kejahatan luar biasa, namun hukumannya lebih ringan daripada terorisme dan peredaran narkoba.

"Jadi jangan katakan tidak pada terorisme, katakan tidak pada narkoba, tapi juga katakan tidak pada korupsi. Harus dihukum mati," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 5 September 2016.

Politikus Partai Demokrat ini mengaku geram karena selama ini hukuman yang ada tidak membuat jera calon koruptor baru. Khususnya kepada para pejabat yang terkait dengan APBN dan APBD.

"Harus dihukum mati kalau tersangkanya para pejabat negara kaitannya dengan APBN dan APBD," ujarnya menambahkan.

Apalagi, Ruhut menganggap bahwa para pelaku korupsi itu tidak pernah memikirkan rakyat yang seharusnya mereka sejahterakan.

"Nggak ada malunya yang korupsi. Ada nggak malunya." 

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, dalam operasi tangkap tangan di Sumatera Selatan, Minggu, 4 September 2016. Mereka juga menangkap empat orang lainnya. Yan dicokok saat sedang menggelar syukuran keberangkatan ibadah haji di rumah dinasnya. Ia diketahui akan berangkat ke Mekah, Arab Saudi, Senin ini.

Yan diduga terlibat kasus dugaan mark up Dana Alokasi Khusus (DAK) Sekolah serta dana Bantuan Sosial (Bansos). Kerugian negara atas perbuatannnya itu sebesar Rp21 miliar.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP