TUTUP
TUTUP
POLITIK

Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok, Nusron Wahid Dikritik

Jokowi juga sudah katakan tak boleh rangkap jabatan.
Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok, Nusron Wahid Dikritik
Nusron Wahid (Antara/ Andika Wahyu)

VIVA.co.id – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menilai kurang etis jika Nusron Wahid merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) sekaligus sebagai Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada 2017 mendatang.

"Sebaiknya pilih salah satu mau pegang yang mana," kata Yandri saat dihubungi VIVA.co.id pada Jumat 12 Agustus 2016.

Ia menilai, akan lebih bagus Presiden Jokowi (Jokowi) mengganti Nusron dari jabatannya jika memang Nusron tetap bertahan sebagai ketua Tim Pemenangan Ahok. Nusron memang diketahui sebagai Politikus Partai Golkar dan partai tersebut adalah salah satu partai yang mendukung Ahok selain Partai NasDem dan Partai Hanura.

"Bagusnya Jokowi ganti saja ketua BNP2TKI kalau mau tetap jadi ketua tim sukses. Jokowi dulu pernah bilang enggak boleh rangkap," kata Yandri.

Sebelumnya Nusron Wahid didapuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama. Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Khairul Fahmi menanggapi hal tersebut dan menilai Nusron tidak tepat sibuk di politik dengan tugasnya sebagai Kepala BNP2TKI yang seharusnya fokus mengurusi TKI.  

Menurutnya, sudah bisa dipastikan bahwa rangkap jabatan apalagi untuk posisi sebagai tim pemenangan akan sangat menuntut waktu dan energi sehingga bakal keteteran mengerjakan tugas kepala lembaga.

Baca juga: Nusron Wahid Harus Pilih, Urus TKI atau Ahok

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP