Banyak Lawan di Pilkada DKI, Ahok Tak Masalah

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Sumber :
  • Facebook Ahok
VIVA.co.id
Djarot Harap Pendemo Tak Rusak Taman Kota
- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok tak mempermasalahkan jika banyak pasangan calon yang akan maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Ahok tak ambil pusing.

Blusukan di Mampang, Sandi Dicegat Kiai Berjubah

"Sudahlah ya enggak usah dipikirin sajalah. Mau tiga pasangan juga baik, empat pasang juga baik. Mau dua pasang juga baik," kata Ahok di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 10 Agustus 2016.
Ini Lokasi Posko Makanan, Minuman dan Medis untuk Pendemo


Berapapun pasangan calon yang maju, menurut Ahok, kemenangan tetap ditentukan melalui suara mayoritas di atas 50 persen. Untuk itu, dia mengaku tak memusingkan siapa kemungkinan calon lawannya nanti.


"Orang 50 persen plus satu kok. Ngapain mesti dipikirin? Sama saja kan? Yang benci saya, yang suka saya imbang-imbang saja. Ya sudah dong. Kayak hitungan bola saja sih siapa yang menang nanti," katanya.


Terkait siapa yang kemungkinan menjadi wakilnya, Ahok mengaku belum mengubah keputusan dari nama PNS (pegawai negeri sipil) Heru Budi Hartono, yang dicalonkan saat dirinya akan maju melalui independen.


Sementara itu  sampai saat ini baru dua nama yang muncul dalam bursa persaingan Pilkada DKI 2017, yaitu Ahok dan Sandiaga Uno yang mendeklarasikan diri dan mendapat dukungan dari partai politik untuk maju, baik sebagai calon Gubernur. Ahok sampai saat ini didukung tiga partai yaitu Nasdem, Hanura dan Golkar.


Sementara Sandiaga diusung oleh Gerindra. Ada juga koalisi besar yakni Koalisi Kekeluargaan pimpinan PDIP bersama partai politik lainnya seperti PKS, PAN, PKB dan Demokrat, termasuk Gerindra, yang belum menentukan nama.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya