TUTUP
TUTUP
POLITIK

PDIP Surabaya: Permintaan Maaf Risma Tak Ada Kaitan Pilkada

Risma tiba-tiba menyampaikan permohonan maaf kepada warga Surabaya.
PDIP Surabaya: Permintaan Maaf Risma Tak Ada Kaitan Pilkada
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. (VIVA.co.id/Mohammad Zumrotul Abidin)

VIVA.co.id - Permintaan maaf yang disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma, dianggap sebagian pihak sebagai sinyal untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta.

Namun, hal itu buru-buru dibantah oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Surabaya.

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Didik Prasetiyono, mengatakan bahwa permintaan maaf yang disampaikan oleh Risma adalah sesuatu yang biasa. Terlebih, saat ini, menurutnya, masih dalam suasana lebaran.

"Jadi bisa saja minta maaf dalam rangka bulan Syawal, atau yang lainnya, dan tidak ada kaitannya dengan Pilkada DKI Jakarta sama sekali," kata Didik, di Surabaya, Kamis, 4 Agustus 2016.

Oleh karena itu, Didik meminta agar pernyataan itu tidak dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta. Terlebih, menurut Didik, Risma juga tidak memiliki keinginan untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.

"Bu Risma tidak ada ambisi ke Jakarta. Beliau itu ingin berkonsentrasi pada tugasnya sebagai Wali Kota Surabaya," ujar Didik.

Mengenai pencalonan Risma dalam Pilkada DKI Jakarta, Didik mengatakan itu bukanlah wewenangnya. Sebab, yang berhak menentukan adalah Dewan Pimpinan Pusat PDIP.

"Khususnya Ibu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Sedangkan kami dari DPC hanya mengikuti saja," kata Didik.

Sebelumnya, Risma secara tiba-tiba meminta maaf saat berpidato di depan warga Sidotopo, Surabaya, Kamis, 4 Agustus 2016. Saat itu, Risma meminta maaf atas semua kesalahannya karena saat ini merupakan hari-hari terakhirnya di Surabaya.

[Baca: Risma Minta Maaf ke Warga Surabaya, Ini Hari-hari Terakhir]

(ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP