TUTUP
TUTUP
POLITIK

Sekjen PAN: Koalisi Penantang Ahok Rampung Bulan Ini

Menurutnya, Jakarta butuh pemimpin yang tak hanya tegas tapi beretika.
Sekjen PAN: Koalisi Penantang Ahok Rampung Bulan Ini
Pengurus PAN. (Foto ilustrasi). (VIVA.co.id/Irwandi Arsyad)

VIVA.co.id - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional, Eddy Soeparno mengatakan, koalisi penantang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan terbentuk dalam waktu dekat. Menurutnya, PAN saat ini tengah menjalin komunikasi intensif dengan parpol di luar pengusung Ahok.

"PAN sementara menjalin komunikasi yang aktif dengan parpol lain. Kami akan mencari calon di luar kubu incumbent. Mudah-mudahan sebelum akhir bulan Agustus ini kami sudah bisa mengajukan calon kami," kata Eddy usai pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Sulsel di Makassar, Rabu, 3 Agustus 2016.

Selain PAN, masih ada sejumlah partai politik yang belum memiliki calon di Pilkada DKI, seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Demokrat.

Eddy membeberkan, alasan PAN enggan mendukung Ahok di Pilkada DKI Jakarta karena sikapnya memimpin Jakarta yang arogan. Selain itu, kata dia, Ahok di mata masyarakat Jakarta adalah pemimpin yang tidak beretika.

"Jakarta perlu pemimpin yang tidak hanya tegas tapi juga beretika, yang bisa jadi panutan, teladan bagi masyarakatnya. Misalnya ketika Gubernur DKI Jakarta dijabat Jokowi, beliau bisa melakukan penggusuran tanpa darah dan air mata, kenapa gubernur sekarang (Ahok) tidak belajar dari pendahulunya," katanya.

Sebelumnya, Ketua PAN Zulkifli Hasan mengungkapkan PAN tetap memiliki ambisi untuk menumbangkan petahana di DKI Jakarta. Zulkifli menyebut Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sebagai figur potensial untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.

Ketua MPR itu tetap mendorong Risma meski berulangkali kader PDIP itu mengisyaratkan tetap bertahan di Surabaya. Terkait menguatnya nama Risma, Zulkifli mengaku hal itu akan berdampak positif bagi rakyat Jakarta.

"Agar Ahok dapat lawan seimbang. Sehingga rakyat Jakarta punya pilihan-pilihan," ujar dia.

(mus)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP