Struktur Pengurus Golkar Beredar, Upaya Intimidasi?

Calon Ketua Umum Partai Golkar nomor urut empat Mahyudin (kanan).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wira Suryantala

VIVA.co.id – Mantan calon ketua umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Mahyudin, mengatakan nama-nama yang masuk kepengurusan yang beredar belumlah sahih. Menurutnya daftar ini masih konsep-konsep yang tengah disusun.

Gejolak di Elit Partai Berdampak Elektabilitas Golkar

"Tapi konsep yang sebenarnya belum keluar. Masih kemungkinan masih ada yang bergeser. Saya komunikasi dengan ketua umum, nama-namanya masih digodok ulang," kata Mahyudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 26 Mei 2016.

Menurutnya jika ia tidak masuk dalam susunan kepengurusan, mungkin karena pertimbangan kesibukannya sebagai Wakil Ketua MPR. Ia belum mengetahui apakah timnya akan diakomodir dalam kepengurusan.

Menkumham Sahkan Kepengurusan Golkar Pimpinan Setya Novanto

"Karena banyak nama-nama yang ingin dimasukkan oleh Setya novanto, untuk mencapai rekonsiliasi. Saya mengajukan 10 nama, berharap bisa masuk semua, kalau tidak di harian ya pleno. Ada beberapa nama yang dipastikan akan masuk dalam pengurus harian," ujarnya.

Mahyudin meminta agar semua pihak menyerahkan kepengurusan ini pada Novanto. Ia juga mempersilahkan tim formatur untuk bekerja dengan baik.

Golkar Daftarkan Kepengurusan ke Menkumham

"Nama-namanya belum bisa di-publish. Justru adanya nama-nama yang belum valid itu upaya seseorang untuk mengintimidasi formatur," kata Mahyudin.

Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus (kiri) bersama Ketua Umum Parti Golkar Airlangga Hartarto.

JK Singgung Sekjen Golkar dari Militer

Dia teringat masa lalu, tentara diperbolehkan berpolitik praktis.

img_title
VIVA.co.id
23 Januari 2018