POLITIK

Peta Kekuatan Caleg 2014 Dapil Sumatera Barat I

Delapan anggota DPR inkumben ikut bertarung lagi.

ddd
Kamis, 27 Maret 2014, 06:05
Rumah warga di Sumbar dipenuhi poster caleg.
Rumah warga di Sumbar dipenuhi poster caleg. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)
VIVAnews - Pemilu Legislatif 2014 mendatang kursi yang diperebutkan oleh para caleg di dapil Sumatera Barat I sama seperti pemilu sebelumnya yaitu 8 kursi. Di pemilu 2009, 5 partai politik berhasil meloloskan calegnya untuk duduk sebagai anggota legislatif di Senayan, partai tersebut antara lain PKS, PAN, Golkar, PPP, dan Partai Demokrat.

Delapan anggota DPR yang sudah terpilih dari dapil Sumbar I di pemilu 2009 kembali meramaikan bursa caleg di Pemilu Legislatif 2014, di antaranya Poempida Hidayatulloh, Hermanto, Dasrul Djabar dan lainnya. Caleg pertahana ini akan bertarung dengan caleg dari partai politik lainnya yang menawarkan muka-muka baru.

Dapil Sumatera Barat I meliputi 11 kabupaten/kota, yaitu Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Padang Panjang.

Berikut nama-nama yang telah menjadi caleg untuk dapil Sumatera Barat I.

1. Ir. Bachtul

Anggota DPRD Sumatera Barat kelahiran Solok 28 November 1967 kali ini mendaftarkan dirinya sebagai calon anggota legislatif. Ia maju dari partai Nasdem dan mendapatkan nomor urut 1. Lulusan Universitas Andalas ini dulunya berprofesi sebagai Supervisor PT. Modernland, Konsultan di P3DT IBRD dan Prog. PPK/PNPM. Bachtul aktif di beberapa organisasi yang ada di kota Padang, seperti HMI, Percasi, dan PGI. Di Sumatera Barat I, Bachtul bersaing dengan caleg baru maupun caleg incumbent yang berasal dari 12 partai politik lainnya.

2. Alex Indra Lukman

Politikus turunan Tionghoa ini memulai karir politiknya sebagai pengurus di Balitbang DPW PDI Perjuangan Sumbar tahun 2000—2005. Tahun 2005, Alex terpilih sebagai Wakil Sekretaris PLH DPD PDI Perjuangan. Di tahun 2007, Alex pun didaulat menjadi Sekretaris DPD PDI Perjuangan. Sejak tahun 2010 lulusan Frankfurt AM Main Jerman ini menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat sampai dengan sekarang. Ia mengikuti jejak ayahnya yang juga merupakan Anggota DPR periode 1999-2000 dan politikus asal PDI Perjuangan. Di Pemilu 2014, Alex Indra Lukman menjadi caleg mewakili PDI Perjuangan dengan nomor urut 1 untuk daerah pemilihan Sumbar I.

3. H Halius Hosen, SH

Halius Hosen menyelesaikan pendidikan terakhirnya di Universitas Andalas Padang tahun 1975. Pria yang lahir tanggal 26 Juni 1949 di Padang ini dikenal sebagai seorang ahli hukum dan berkarir sebagai jaksa. Saat ini Halius Hosen dipercayai sebagai Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia sejak tahun 2010, ia akan menjabat sebagai Ketua sampai pada tahun 2015. Sebelum menjadi Ketua Komisi Kejaksaan RI, ia tercatat pernah menjadi Kepala Biro Perencanaan Inspektur, Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan, Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Kejaksaan Agung, Kajati Jawa Barat dan Kajati Sumatera Barat. Kali ini Halius Hosen terjun ke dunia politik dengan menjadi caleg dari PDI Perjuangan nomor urut 2 untuk tanah kelahirannya Sumatera Barat I.

4. Drs H Darul Siska

Padang menjadi tempat kelahiran dari Darul Siska yang saat ini berdomisili di kota Depok. Darul Siska sudah menjadi Anggota DPR semenjak tahun 1997, terakhir ia menjabat sebagai anggota parlemen pada tahun 2009. Setelah tidak menjabat sebagai Anggota DPR lulusan Sospol dari Universitas Jayabaya ini menjadi Staff Khusus di Kementerian Perindustrian dari tahun 2012 sampai sekarang. Darul Siska juga aktif di berbagai organisasi, di antaranya di DPP KNPI hingga 1989, Sekretaris ICMI Pusat pada tahun 1995,dan terakhir menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar pada tahun 2011.

Ia kembali maju menjadi caleg di Pemilu Legislatif mendatang dari Partai Golkar di dapil Sumatera Barat I dengan nomor urut 1. Ia harus bersaing dengan 2 caleg pertahana yang sama-sama berasal dari Partai Golkar.

5. DR HM Azwir Dainy Tara, BA

M Azwir Dainy Tara adalah ayah dari 4 orang anak dan suami dari Inggit Kurniawati. Pengusaha yang cukup sukses dalam mengembangkan usahanya ini pernah menjadi Ketua Pembangunan Usaha Kecil dan Menengah KADIN Indonesia dari tahun 1999 sampai 2004. Di tahun yang sama ia menjadi Ketua Departemen Koperasi dan Wiraswasta DPP Partai Golkar. Penulis buku dengan judul Peran Pengusaha Dalam Membangun Demokrasi ini sudah menjadi anggota DPR selama 3 periode terhitung dari tahun 1999. M Azwir Dainy Tara yang di pemilu lalu berhasil memperoleh kursi di DPR ini maju kembali menjadi caleg nomor urut 2 dari Partai Golkar di dapil Sumbar I.

6. DR Poempida Hidayatulloh

Doktor dari Imperial College Science ini memiliki nama lengkap Poempida Hidayatullah Djatiutomo, ia lahir di Sukabumi tanggal 18 Maret 1972. Wakil Bendahara DPP Partai Golkar Jakarta ini menjadi caleg pertahana yang kembali maju di dapil Sumatera Barat I dari Partai Golkar, ia mendapatkan nomor urut 4 di Pemilu Legislatif 9 April mendatang. Poempida Hidayatulloh menjadi Anggota DPR setelah Jeffrie Geovanie mengundurkan diri di tahun 2012. Di DPR, ia ditempatkan di Komisi IX yang membidangi masalah kependudukan, kesehatan, tenaga kerja dan transmigrasi.

7. H Darizal Basir

Anggota DPR periode 2009-2014 dari Partai Demokrat ini ditugaskan di Komisi XI yang membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan, dan Lembaga Keuangan Bukan Bank. Darizal Basir juga pernah menjabat sebagai Bupati Pesisir Selatan selama 2 periode, yaitu periode 1995-2000 dan 2000-2005. Komandan Kodim Kodam Jaya Tangerang tahun 1994 ini mendapatkan penghargaan Bintang Kartika Eka Paksi Nararaya dari Presiden RI. Darizal Basir menjadi caleg dari Partai Demokrat untuk daerah pemilihan Sumatera Barat II, namanya tertera di nomor urut 2. 

8. H Dasrul Djabar, S. Sos

Dua periode sudah dijalani oleh Dasrul Djabar sebagai Anggota DPR dari Partai Demokrat. Sekarang ia kembali maju untuk ketiga kalinya menjadi caleg dari Partai Demokrat di dapil Sumatera Barat I dan mendapatkan nomor urut 3. Lahir di Padang 7 Januari 1950, Dasrul Djabar sempat menjadi direktur dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri hasil hutan dan ekspor. Di Partai Demokrat, ia menjabat sebagai Ketua Depratemen Hukum dan Perundang-Undangan DPP Partai Demokrat semenjak tahun 2009 sampai sekarang. Pemilu lalu ia berhasil memperoleh suara terbanyak dibandingkan kandidat lainnya yang berada di dapil Sumatera Barat II.

9. Drs H Dasril Ilyas

Dasril Ilyas diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju di Pemilu Legislatif 9 April mendatang sebagai calon anggota legislatif di dapil Sumatera Barat I dengan nomor urut 1. Penasihat MUI Provinsi Sumatera Barat ini menjalani pendidikan S1 di Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol tahun 1986. Pria yang lahir di Padang ini aktif di Muhammadiyah, ia tercatat pernah menjadi Wakil Ketua PWM Provinsi Sumatera Barat periode 2005 sampai 2010, dan di tahun 2010 ia resmi menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Sumatera Barat sampai dengan sekarang.

10. HM Ichlas El Qudsi

Pendiri sekaligus direktur dari Institute For Exelent Leadership Development (IELD) di Jakarta ini aktif di organisasi HMI. Tercatat ia menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Padang di tahun 1991 sampai 1992. Tidak hanya itu di tahun 1995 ia menjadi Anggota Pengurus Besar HMI di Jakarta dan di tahun 1997 sampai 2009 menjadi Wakil Sekjen Pembinaan Aparat Organisasi (PAO) di Pengurus Besar HMI. Magister Komunikasi dari Universitas Indonesia ini menjadi Anggota DPR dari PAN untuk periode 2009-2014, ia duduk di Komisi XI DPR RI. Sukses di pemilu 2009, M.Ichlas El Qudsi kembali diusung oleh PAN untuk maju sebagai caleg di dapil Sumatera Barat I dengan nomor urut 4.

11. H Epyardi Asda, M.Mar.

Epyardi Asda yang lahir tanggal 11 Maret 1962 di Padang ini pernah mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Sumatera Barat Terbaik versi KNPI dan salah satu majalah. Aktif di partai bergambar kabbah ini, Epyardi Asda dipercaya sebagai Ketua DPW PPP Sumatera Barat, dan semenjak tahun 2011 ia didaulat menjadi Ketua DPP PPP. Sebelum menjadi Anggota DPR, ia menjadi Komisaris Utama PT Kaluku Maritima Utama. Di DPR, ditempatkan di Komisi V yang mengurusi permasalahan Perhubungan, Telekomunikasi, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal. Dua periode terpilih sebagai anggota parlemen, Epyardi Asda kembali mencalonkan dirinya sebagai caleg dari PPP untuk dapil Sumatera Barat I dan mendapatkan nomor urut 1.

12. Ir Samuel Koto

Pernah menjadi Anggota DPR periode 1999-2004, Samuel Koto gagal di pemilu selanjutnya. Ketika menjabat Anggota DPR ia juga menjadi Anggota Badan Legislasi DPR RI sejak tahun 1999 sampai 2001, saat itu Samuel Koto terpilih dari PAN. Ia merupakan salah satu pengurus DPP PAN sejak awal didirikan, pernah dipilih menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Partai DPW PAN di Jawa Barat. Sekarang ia kembali mencoba peruntungannya untuk kembali duduk sebagai anggota parlemen di Senayan dengan maju dari Partai Hanura di daerah pemilihan Sumatera Barat I, dan ia berada di nomor urut 1.

13. Irjen Pol (Purn) Drs H Marwan Paris, MBA

Mantan perwira tinggi Kepolisian Republik Indonesia pernah ditugaskan menjadi Wakil Ketua I pada Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). TGPF adalah tim yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia untuk mencari fakta-fakta tentang kerusuhan Mei tahun 1998. Setelah pensiun dari kepolisian, Marwan Paris terjun dunia ke politik dengan bergabung ke dalam Partai Hanura. Mewakili Partai Hanura Marwan Paris akan bersaing dengan caleg lainnya yang ikut bertarung di dapil Sumatera Barat I, di pemilu nanti ia maju dengan nomor urut 2. Selain aktif di bidang politik Marwan Paris juga aktif di bidang sosial, ia menjadi pengurus di beberapa organisasi kemasyarakatan, seperti Gebu Minang dan Solok Saiyo Sakato.

Laporan: Meisyanti Hutagaol


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog