POLITIK

Peta Pertarungan Caleg DPR RI Dapil Aceh II

Mampukah Demokrat mempertahankan dominasinya di Pemilu 2009?

ddd
Jum'at, 21 Maret 2014, 12:43
ilustrasi pemungutan suara
ilustrasi pemungutan suara (Antara/ Fachrozi Amri)
VIVAnews - Pada Pemilihan Umum 2009, jatah kursi di daerah pemilihan Nanggroe Aceh Darussalam II nyaris disapu bersih Partai Demokrat. Hanya dua yang dari enam kursi yang lepas, dibagi Partai Golongan Karya dan Partai Keadilan Sejahtera.

Di Pemilu 2014 ini, para incumbent kambali maju. Namun, penantang mereka tak bisa dipandang sebelah mata.

Daerah pemilihan Aceh II meliputi Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Kota Lhokseumawe, dan Kota Langsa.

Tokoh-tokoh potensial yang maju di dapil Aceh II ini antara lain sebagai berikut.

1. Zulfan Lindan

Inilah pemegang nomor urut 1 dari Partai Nasdem di dapil ini. Pria kelahiran di Banda Aceh 1 November 1956, ini menjabat Ketua DPP bidang Organisasi dan Industri Tenaga Kerja di partai yang mencalonkannya itu. Sebelum bergabung dengan Nasdem ia bergabung dengan PDI Perjuangan dan menjadi anggota Komisi IX DPR RI. Zulfan Lindan pernah menjabat Ketua ormas Syiah IJABI (Ikatan Jama’ah Ahul Bait Indonesia) tahun 2004 sampai 2008.

2. Raihan Iskandar

Jagoan Partai Keadilan Sejahtera ini merupakan incumbent yang kembali maju di daerah pemilihan ini. Raihan duduk sebagai anggota Komisi VIII yang membidangi dan bermitra dengan pemerintah yang mengurus agama, sosial, badan nasional penanggulangan bencana, badan amil zakat nasional, komisi perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan. Lulusan magister manajemen Unsyiah ini pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Aceh periode 2004-2009. Di PKS Raihan Iskandar menjabat di Departemen Pendidikan DPP PKS dan pernah menjadi Ketua DPW PKS Provinsi Aceh di tahun 2004-2009. Di Pemilu 2014 Raihan Iskandar menjadi caleg dari PKS dan menggunakan nomor urut 1 untuk dapil Aceh II.

3. H. Drs. Marzuki Daud

Marzuki Daud lahir di Beurenuen Sigli 1 Oktober 1954. Dia juga incumbent yang kembali maju di daerah pemilihan ini. Sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Iskandar Muda Aceh, ini pernah menjadi Dewan Penasehat KADIN Aceh di tahun 2006-2009. Marzuki Daud menjadi anggota Bappilu DPP Partai Golkar periode 2005-2009. Di Pemilu 2014, Marzuki Daud kembali maju mewakili Partai Golkar untuk dapil Aceh II dengan nomor urut 5.

4. Muslim, SH, MM

Muslim adalah caleg dari Partai Demokrat nomor urut I di dapil Aceh II. Saat ini Muslim adalah anggota DPR fraksi Partai Demokrat Komisi X, menjadi Wakil Sekjen PERTINA Pusat sampai tahun 2017, dan menjadi KOMDIS PSSI periode 2012-2015. Pria kelahiran Alue Kumba 1 Maret 1971 ini menyelesaikan S2 Manajemen SDM di UNKRIS Jakarta. Di dapilo Aceh II ia akan bertarung dengan caleg-caleg baru dan caleg incumbent lainnya.

5. Teuku Irwan, SE

Salah satu tim sukses SBY dalam Pemilu 2004 ini adalah anggota komisi VII DPR RI periode 2009-2014. Di komisi ini ia membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset, Teknologi, Lingkungan Hidup. Terdaftar di Partai Demokrat sejak tahun 2003, Teuku Irwan yang berdomisili di Jakarta ini kembali menjadi caleg yang diusung oleh Partai Demokrat di dapil Aceh II dan mendapatkan nomor urut 2.

6. Mirwan Amir

Pria kelahiran Medan 7 Mei 1961 kembali maju menjadi caleg setelah di dua periode sebelumnya ia telah menjadi anggota legislatif. Di periode 2004-2009 Mirwan Amir menjadi anggota di komisi V dan di periode 2009-2014 ia menjadi anggota di komisi X yang membidangi Pertahanan, Luar Negeri, Informasi. Dari tahun 2010 Mirwan Amir menjadi Wakil Bendahara Umum II DPP Partai Demokrat dan pernah menjadi Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat dari tahun 2005-2010. Rekam jejaknya di DPR, ia pernah menjadi anggota panja penyiaran komisi I DPR RI, anggota panja industri pertahanan dan keamanan komisi I DPR RI, dan menjadi Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI tahun 2009-2012. Ketiga kalinya ia maju sebagai caleg, Mirwan bertarung di dapil Aceh II mewakili Partai Demokrat dengan nomor urut 4. Namanya kerap dikaitkan sejumlah kasus yang membelit mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan mantan Bendahara Umum Demokrat Nazaruddin.

7. Ir. Hj. Ferry Soraya Farhan, MSIE

Alumnus Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara tahun 1983 ini telah memyelesaikan program magisternya di Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung tahun 1994. Ia pernah menjadi kader terbaik HMI dan menjabat sebagai Ketua Kohati Komisariat FT USU, HMI cabang Medan dan Badko Sumbagut. Sampai sekarang Ferry Soraya Farhan aktif dalam organisasi Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di organisasi ini ia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pakar. Dengan modal ini, Ferry Soraya Farhan maju sebagai caleg dari PAN untuk dapil Aceh II dan menggunakan nomor urut 1.

8. Irjen Pol Drs. Amir Hasan Sidik, MM

Purnawirawan kelahiran Rawe Takengon ini pernah mendapatkan beberapa penghargaan ketika ia masih menjadi polisi, diantaranya Satya Lancana Ksatria Tamtama, Bintang Bhayangkara Nararya, Satya Lancana Jana Utama, dan lainnya. Amir Hasan Sidik pernah menjabat sebagai Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, Kasat Lantas Polres Sukabumi, dan Wakapolres Metro Jakarta Barat Polda Metrojaya. Ayah dari lima orang anak ini menjadi anggota Polri semenjak tahun 1975 dan pensiun pada tahun 2010. Sekarang Amir Hasan Sidik menjadi caleg dari PBB nomor urut 4 di dapil Aceh II.

Laporan: Meisyanti Hutagaol


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id