POLITIK

Duet Jokowi-Prananda, Ini Kata PDI Perjuangan

Semalam Mega mengumpulkan kader partai, membahas kinerja Jokowi.

ddd
Rabu, 9 Oktober 2013, 06:17
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Antara/ Rosa Panggabean)
VIVAnews - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengumpulkan ratusan pengurus teras partai di kediamannya di Jalan Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa malam, 8 Oktober 2013.

Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan pertemuan yang berlangsung tertutup ini membahas kinerja Joko Widodo (Jokowi) dalam memimpin pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Selain membahas kinerja Jokowi dan respon masyarakat atas kepemimpinan Gubernur Jakarta itu, agenda juga bertujuan untuk menyerap masukan dari struktur paling bawah.

“Dalam pertemuan ini tadi timbul pertanyaan seputar Pilpres dan kondisi bangsa. Karena itulah kami buat tertutup dulu,” ucap Tjahjo.

Hanya saja, Tjahyo menegaskan bahwa pembicaraan seputar suksesi kepemimpinan nasional itu tidak terlalu detail. Megawati hanya berpesan agar partai kedepannya lebih solid.

“Ibu bilang kita harus mendukung program dan pembangunan Jakarta. Jika Jakarta sukses maka Indonesia akan sukses,” kata Tjahyo mengulang pesan Mega.

Ketika disinggung soal Prananda Prabowo  (kakak Puan, anak Megawati) yang kini gencar blusukan bersama Jokowi, apakah hal itu terakit dalam bursa pencapresan? Tjahjo menegaskan  belum bisa berkomentar.

“Kita belum mau bahas capres dulu. Soal itu saya belum bisa berkomentar,” katanya.

Mega sendiri mulai memperlihatkan putra keduanya itu ke hadapan publik. Sabtu pekan lalu, Prananda ikut mendampingi sang ibu dan Jokowi meninjau sejumlah waduk di Jakarta. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
masudi.udi.988
20/10/2013
ndompleng tenar....pakai ikut ninjau waduk segala, lawong oposisi kok ikut nimbrung. aku milih jokowi kalau jokowi buat partai sendiri. kalau disokong pdi lebih baik milih prabowo.
Balas   • Laporkan
koberkobere
09/10/2013
jokowi jangan nyapres dulu .... gimana kalau capres pdip itu ganjar pranowo aja...?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog