POLITIK

Hasil Rakernas PDIP: Dukung Megawati Lakukan Regenerasi

Pemimpin masa depan sebaiknya berusia antara 40-50 tahun.
Minggu, 8 September 2013
Oleh : Arfi Bambani Amri, Nila Chrisna Yulika
Puan Maharani
VIVAnews - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dipastikan akan melakukan regenerasi kepemimpinan terutama terhadap calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh partai itu.

"Sebagaimana jawaban terhadap harapan publik atas pentingnya regenerasi kepemimpinan, Rakernas III memberikan dukungan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP dalam melaksanakan fungsi kaderisasi di internal partai," kata Ketua DPP Bidang Politik, Puan Maharani dalam membacakan rekomendasi Rapat Kerja Nasional ke III PDIP, Minggu 8 September 2013.

Kaderisasi kepemimpinan tersebut, kata Puan, ditempatkan dalam empat dimensi. Pertama, alih generasi ke generasi politik abad XXI, penuntasan agenda reformasi, perombakan paradigma pembangunan Indonesia menjadi paradigma perjuangan rakyat berdasarkan trisakti, dan penuntasan krisis sosial, politik, ekonomi dan budaya Indonesia untuk meletakkan dasar-dasar bagi kebangkitan Indonesia tahun 2045.

"Menegaskan, bahwa kepemimpinan yang dipersiapkan PDIP merupakan kepemimpinan transformatif yang mampu menghadapi tantangan politik, ekonomi, sosial yang tidak ringan. Bahkan, merupakan kepemimpinan untuk menghadapi situasi krisis akibat melemahnya kedaulatan nasional, ketergantungan terhadap impor, dan meningkatkan konflik sosial," kata Puan.

Untuk itu, kata Puan, maka kualifikasi kepemimpinan nasional ke depan, selain memenuhi aspek ideologis, pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung PDIP harus mencerminkan kemampuan mengelola pemerintahan untuk memegang secara prinsip haluan pemerintahan negara sebagaimana digambarkan dalam Pancasila dan UUD 1954.

"Serta didukung oleh kemampuan manajemen pemerintahan yang handal, serta mempunyai agenda transformasi kepemimpinan nasional, guna mewujudkan kedaulatan politik dan ekonomi bangsa," kata dia.

Tapi, dalam rakernas ini, juga memutuskan bahwa capres dan cawapres akan ditentukan oleh Megawati Soekarnoputi. "Akan disampaikan dalam momentum yang tepat sesuai dengan dinamika politik nasional, kesiapan jajaran internal dan kepentingan ideologis partai," kata dia.

Memang, sebelum rekomendasi ini dirumuskan, mendiang Taufiq Kiemas kerap menggembar-gemborkan regenerasi kepemimpinan. Sehingga, Taufiq tak menginginkan agar Megawati Soekarnoputri untuk maju kembali menjadi calon presiden. "Ibu Mega di 2014 sudah 67 tahun. Jadi Ibu tidak akan nyalon," ujar Taufiq.

Menurutnya, usia ideal bagi calon pemimpin masa depan republik ini berkisar antara 40 sampai 50 tahun. (umi)
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found