POLITIK

LSI: Koalisi Tidak Akan Berani Keluarkan PKS

LSI juga menilai PKS seperti sedang memainkan peran ganda.

ddd
Minggu, 23 Juni 2013, 19:37
PKS menggelar aksi simpatik bagi-bagi voucher BBM
PKS menggelar aksi simpatik bagi-bagi voucher BBM (Daru Waskita (Yogyakarta))
VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masuk dalam koalisi. Tetapi, saat sejumlah partai dalam koalisi mendukung kenaikan bahan bakar minyak (BBM), PKS menentang keputusan tersebut.

Akibat penolakan tersebut, isunya PKS terancam dikeluarkan dari koalisi. Tetapi, menurut Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adjie Alfaraby memprediksi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan partai koalisi lainnya tidak akan berani mengeluarkan PKS dari koalisi.

"Mengapa? Karena SBY dan partai koalisi harus berhati-hati menyikapi manuver politik PKS yang merupakan isu populis, yaitu menolak keputusan kenaikan BBM, yang mayoritas masyarakat juga menolak," kata Adjie kepada VIVAnews, di Kantor LSI, Jakarta, Minggu, 23 Juni 2013.

Adjie menambahkan, jika dikeluarkannya PKS hanya karena alasan penolakan kenaikan BBM, maka akan membuat masyarakat menjadi lebih simpati kepada kubu PKS.

"Jadi saya rasa Presiden SBY dan partai koalisi harus berhati-hati jika ingin mengeluarkan PKS dari koalisi," ujarnya.

LSI juga melihat PKS sedang memainkan peran ganda, antara menolak kenaikan BBM dan mendukung BLSM. Seperti diketahui, program pemberian bantuan langsung uang tunai sangat disukai oleh rakyat kecil.

"PKS turut serta dengan partai koalisi pemerintah dalam menunjukkan sebagai pihak yang berjasa dalam pemberian program BLSM," tutur Adjie.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
muhamad.dwi
24/06/2013
Lihat kinerjanya donk jangan lihat dari koalisi atou bukan?....
Balas   • Laporkan
fan_fan
24/06/2013
FITRA: Piutang Pajak Bisa Menutupi Subsidi BBM Piutang pajak per 31 Desember 2012 mencapai Rp93 triliun. anak kecil jg bs jd presiden klo yg di utak-atik hrg BBM melulu INDONESIA KAYA MINYAK
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog