POLITIK

Kenapa ARB Dukung Pastika Tetap Jadi Gubernur Bali

Pertumbuhan ekonomi Bali mencapai angka 6,7 persen.

ddd
Jum'at, 10 Mei 2013, 18:09
Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta (kanan)
Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta (kanan) (Antara/ Nyoman Budhiana)

VIVAnews - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB), menghadiri kampanye akbar kandidat Gubernur Bali, Made Mangku Pastika  - Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta). Di depan 65 ribu orang yang hadir, ARB menjelaskan alasan mengapa kepemimpinan Made Mangku Pastika sebagai Gubenur Bali mesti dilanjutkan.

Pastika didukung Partai Demokrat, adapun Sudikerta disokong Partai Golkar.

"Made Mangku Pastika sudah berbuat banyak. Tanggal 15 Mei kita memilih pemimpin untuk melanjutkan pembangunan. Sudah pasti kita akan memilih Pasti-Kerta," kata ARB di Lapangan Blah Kiuh, Kabupaten Badung, Bali, Jumat 10 Mei 2013.

ARB memaparkan argumennya kenapa dia mendukung Pastika untuk kembali memimpin Bali lima tahun ke depan. Ekonomi Bali, katanya, tumbuh saat dipimpin Pastika. "Coba lihat bagaimana pertumbuhan ekonomi Bali, tumbuh menjadi 6,7 persen melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,2 persen," kata ARB.

Ekonomi yang tumbuh tinggi itu juga dibarengi dengan tergerusnya angka kemiskinan Bali. Angka kemiskinan turun menjadi 3,9 persen. Padahal, angka kemiskinan nasional masih bertengger di angka 7 persen.

"Itu beberapa hasil yang dicapai Pastika. Ini perlu dilanjutkan," kata ARB.

Sementara itu, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, menegaskan identitas masyarakat Bali tak boleh hilang. Itu sebabnya dia minta agar jangan sampai keliru memilih pemimpin. Pasti-Kerta, katanya, adalah pilihan tepat untuk menjaga identitas Pulau Dewata. "Pemimpin Bali harus mencerminkan budaya Bali. Dan itu ada pada Pasti-Kerta," teriak Nurul di panggung kampanye.

Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengkampanyekan Pastika-Sudikerta sebagai pemimpin yang disiplin, tegas dan pekerja keras. "Tidak salah jika kita memilih nomor 2, Pasti-Kerta," ajak Ruhut.

Acara ini juga dihadiri sejumlah politisi nasional lain, seperti Idrus Marham, Amir Syamsudin, Syarif Hasan, Ruhut Sitompul, dan Pasek Suardhika. (kd)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
vedanta
10/05/2013
hahahahaha.....urus saja lapindo bosssssss.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog