POLITIK

PDIP Usung Bambang DH-Said Abdullah di Pilkada Jawa Timur

Said punya basis massa kuat di daerah Madura dan kawasan tapal kuda.
Jum'at, 3 Mei 2013
Oleh : Anggi KusumadewiZahrul Darmawan (Depok), Tudji Martudji (Surabaya)
PDIP mendeklarasikan Bambang DH-Said Abdullah sebagai pasangan cagub-cawagub Jawa Timur.

VIVAnews – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Jumat 3 Mei 2013, resmi mengusung Bambang Dwi Hartono dan Said Abdullah sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur dalam Pilkada Jatim yang akan digelar tanggal 29 Agustus 2013.

Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat partainya mengusung duet Bambang-Said, di antaranya tingkat keaktifan kader di partai serta kesamaan visi misi yang dimiliki keduanya.

“Mereka berdua adalah salah satu pendiri partai dan telah memiliki pengalaman yang cukup. Bahkan Pak Bambang terbilang sukses saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya,” ujar Tjahjo dalam konferensi pers di kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Sementara Said Abdullah dipilih menjadi pendamping Bambang karena dia bukan sosok asing di lingkungan partai. Terlebih, kata Tjahjo, Said telah banyak dibekali ilmu politik sejak duduk di bangku DPR. Said pun dikenal sebagai pribadi yang aktif di bidang agama.

“Maka setelah mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya Saudara Said terpilih untuk mendampingi Pak Bambang. Said adalah tokoh Madura yang juga dikenal sebagai kiai muda, sekaligus senior di DPR RI karena sudah menjabat tiga periode di DPR,” kata Tjahjo.

Basis di tapal kuda

Keputusan DPP PDIP yang memajukan pasangan Bambang-Said ini telah diketahui oleh Dewan Pimpinan Cabang PDIP Surabaya. “Kami baru menerima kabar soal itu, karena mendadak Bambang DH diminta datang ke kantor DPP PDIP di Jakarta siang ini,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, di Surabaya.

Ia mengatakan, pilihan DPP untuk menduetkan Bambang DH dan Said Abdullah adalah tepat, karena PDIP memiliki 17 kursi di DPRD Jatim sehingga berhak mendaftarkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sendirian tanpa harus menggandeng partai lain.

Berdasarkan aturan Komisi Pemilihan Umum, sebuah partai politik bisa mendaftarkan pasangan calon gubernur jika memiliki 15 kursi di DPRD Jatim. “Sejak awal, darah Bambang adalah PDI Perjuangan. Begitu juga Said Abdullah. Keduanya merupakan duet tepat untuk membangun Jawa Timur lima tahun ke depan,” kata Adi.

Menurutnya, Said juga memiliki basis massa kuat, khususnya di wilayah Madura dan kawasan tapal kuda yang meliputi timur Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi. Oleh sebab itu PDIP memprediksi warga Madura yang tersebar di provinsi Jawa Timur akan memilihnya Said.

“Dengan mencalonkan kader murni PDIP, kami yakin bisa berhasil di Pilkada Jatim karena calon kami punya akar rumput kuat di daerah,” kata anggota DPRD Surabaya.

Bambang DH sendiri siap untuk menjalankan amanat partai. “Sebagai kader, jika ditunjuk dan dipercaya partai, maka tidak ada alasan untuk menolaknya. Apapun dan di manapun tempatnya, saya siap mengabdi untuk partai dan berjuang demi kepentingan rakyat,” kata Bambang. (adi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found