POLITIK

Daftar Keluarga SBY Jadi Caleg Demokrat

Ada 15 orang yang terhitung keluarga dan kerabat SBY

ddd
Selasa, 30 April 2013, 07:10
Hadi Utomo yang anak dan keponakannya jadi caleg
Hadi Utomo yang anak dan keponakannya jadi caleg (Antara/ Ujang Zaelani)

VIVAnews - Mantan Sekretaris Departemen Agama DPP Partai Demokrat, Ma'mun Murod Al-Barbasy, kepada VIVAnews, Selasa 30 April 2013, menyebut Daftar Caleg Sementara (DCS) Demokrat dipenuhi nama-nama orang yang terhitung keluarga Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat.

"Tidak hanya nepotis, kroni-kroni dari Cikeas juga bejibun," kata Ma'mun.

Tak hanya keluarga Cikeas, Ma'mun mencatat ada nama lain yang juga mempraktikkan politik berbasis keluarga. Dia menuturkan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Tengah (Jateng), Sukawi Sutarip, menjadi penyumbang terbesar kedua praktik nepotisme dalam daftar DCS.

"Kenyataan adanya praktik nepotisme dan kronisme di tubuh Partai Demokrat ini tentu diyakini akan semakin menambah bopeng Partai Demokrat dalam menyongsong Pemilu 2014," ujarnya.

Ma'mun menilai, proses rekrutmen DCS partai berlambang bintang mercy itu tidak berjalan sehat. Terlebih, petinggi Demokrat menyingkirkan loyalis Anas, termasuk dirinya dengan cara yang tidak fair.

"Partai Demokrat justru menampung keluarga koruptor Nazaruddin yang turut andil menurunkan elektabilitas partai dalam daftar caleg nomor urut 1 DPR RI di dua dapil yang berbeda," katanya.

Berikut ini adalah nama-nama caleg yang masih terhitung keluarga dan kerabat SBY:
1.   Edhie Baskoro Yudhoyono (anak SBY) di dapil Jatim VII no urut 1;
2.   Sartono Hutomo (sepupu SBY) di dapil Jatim VII no urut 2;
3.   Hartanto Edhi Wibowo (adik ipar SBY) di Banten III no urut 1;
4.   Agus Hermanto (adiknya ipar SBY) di Jateng I no urut 1;
5.   Nurcahyo Anggorojati (anaknya Hadi Utomo, ipar SBY) di Jateng VI no urut 7;
6.   Lintang Pramesti (anak Agus Hermanto) di Jabar VIII no urut 2;
7.   Putri Permatasari (keponakan Agus Hermanto) di Jateng I no urut 3;
8.   Dwi Astuti Wulandari (anak Hadi Utomo) di DKI I no urut 3;
9.   Mexicana Leo Hartanto (keponakan SBY) di DKI III no urut 5;
10. Decky Hardijanto (keponakan Hadi Utomo) di Jateng V no urut 4;
11. Indri Sulistyowati (keponakan Hadi Utomo) di NTB no urut 3;
12. Sumardany Zirnata (suami Indri Sulistyowati) di Riau I no urut 2;
13. Agung Budi Santoso (famili Hadi Utomo) di Jabar I no urut 1;
14. Sri Hidayati (adik ipar Agung BS) di Jawa Barat III no urut 3; dan
15. Putut Wijanarko (suami Sri Hidayati) di Jatim VI no urut 9.

(art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
cengceng
30/04/2013
sah-sah aja ,ga ada yg melarang.kan tinggal rakyat yang menentukan.
Balas   • Laporkan
candy911
30/04/2013
PD : Partai "Keluarga Berencana" Demokrasi-Sekarat... Selagi ada om, tante, eyang, pak le, bu le, mami, papi, ayo pd buruan masuk.. sale diskon up up to 90% by yg msh keluarga.. ayo2.. dipilih2x.. sekali & terakhir aji mumpung di PD. Besok udh ke laut..
Balas   • Laporkan
rakyat-indonesia
30/04/2013
Siapapun boleh daftar menjadi Caleg...toh yang milih rakyat... kalo rakyat gak milih, tidak akan jadi anggota dewan...santai aja kalee...
Balas   • Laporkan
romychan
30/04/2013
Ini juga merupakan KKN, cuma huruf N nya aja yg dipakai, yakni nepotisme !. Rasanya caleg yg akan dtg mutunya lbh parah dari yg ada skrg. Kasihan republik ini semakin ambruk, dikhawatirkan lain kali jangan2 ke Surabaya pun hrs pake paspor krn pecah !
Balas   • Laporkan
paint_killer
30/04/2013
Bentar lg adik ipar yang dicalonkan jd presiden 2014....baru kali ini ada jendral TNI iklan operasi katarak sampe beratus2 kali...haduh Jendral kemayu...lebay
Balas   • Laporkan
frogman
30/04/2013
dasar partai orang-orang gila...otak kerbau....
Balas   • Laporkan
joomyway
30/04/2013
... kayaknya saraf malunya udah putus ya ????
Balas   • Laporkan
dulkamid
30/04/2013
Apa yg kalian ributkan? Mau nepotisme atau apalah, tokh partai demokrat itu milik SBY. Terserah dia mau diapakan. Mau kucing piaraanya dijadikan caleg, ketum atau ketua majelis tinggi itu urusannya. PD bukan urusan orang banyak.
Balas   • Laporkan
dulkamid | 30/04/2013 | Laporkan
Ini maksudnya, kalo PD gak peduli perasaan publik, maka publik juga gak usah peduli PD. Tapi saya mohon maaf sebesarnya. Tadinya saya pikir Anda semua sdh belajar gaya bahasa sinisme di SMP. Ternyata belum. Apa Anda semua masih SD??
ironhide | 30/04/2013 | Laporkan
@dulkamid : Anda memang pinter bgt bro analisanya. Tapi sayang anda mikir pake pantat bukan pake otak. Kalo negara udah dikuasai sama satu dinasti begini ente tau ngga akibatnya 5 tahun kedepan? Kucing?? Otak lu kaya nya lebih kecil dari kucing..
andikia3 | 30/04/2013 | Laporkan
Siapa pun yg maju dalam pemilihan legislatif tentunya masyarakat bisa menilai kualitas dan kompetensinya para caleg. Daripada ribut2 mending serahkan saja kepada pemilih biarkan mereka yg menentukan pilihannya. Kalo kata SBY, Pilih aja yang sreg..
imamtaufik
30/04/2013
Dinasti SBY
Balas   • Laporkan
hoheeh
30/04/2013
dah saingan niih ama trahnya si atut, ratunya banten !!! klo mental masih mental kerajaan emang susah
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog