POLITIK

Ruhut Sitompul Tak Lagi Pengurus Demokrat

Ruhut mengaku tidak kecewa sedikit pun karena dirinya tidak masuk menj

ddd
Senin, 22 April 2013, 00:03
Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengapresiasi kepengurusan baru partainya yang baru saja diumumkan Minggu 21 April 2013. Menurutnya, komposisi tersebut merupakan rancangan terbaik dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Bagus sekali dong. Siapapun yang diminta menjadi pengurus harus fokus sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ada yang full ada yang tugas di DPR," kata Ruhut kepada VIVAnews.

Ruhut mengaku tidak kecewa sedikit pun karena dirinya tidak masuk menjadi pengurus. Sebab, dia mendapat tugas di DPR dan maju kembali sebagai calon legislatif (caleg) dalam pemilu 2014.

"Tadi Pak SBY merampungkan daftar calon sementara. Sudah diserahkan ke KPU. Aku kebagian yang di DPR, dapat daerah pemilihan Sumut I, nomor urut 1. Dulu, nomor urut 2. Naik kelaslah," ujarnya.

Ruhut mengklaim SBY adalah sosok yang arif dan bijaksana. Oleh karena itu, tidak ada pecat memecat di partai pemenang pemilu 2009 tersebut. "Orang-orang dekatnya Anas masuk juga. Orang yang paling dekat dengan Anas, Saan, masuk juga kan?"

Meskipun demikian, Ruhut tetap menghormati kader yang memutuskan keluar dari Partai Demokrat seperti mantan Ketua Divisi Komunikasi Publik Gede Pasek Suardika. Begitu juga bila ada yang masuk menjadi kader, Ruhut pun mempersilakan. "Pak Pasek ke DPD, kita hormati pilihan dia. Itulah indahnya di Demokrat," tuturnya. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kiki_anugroho
23/04/2013
Abis ngasih Komentar sambil tertawa lebar... glek... nelen Ludah... dongkol tuh padahal.... hahahahahahahahaha nasib lo hut...hut.... katro lo ahh....
Balas   • Laporkan
faizs
22/04/2013
Sungguh tangguh lidak pak Ruhut menjilat pak SBY. Tidak ada politisi penjilat setangguh dia dalam sejarah NKRI. Kapan masuk buku prestasi?
Balas   • Laporkan
kangdeis
22/04/2013
partai demokrat sekarang sdh rusak moralnya,maaf rakyat tak mau pilih partai korupsi.
Balas   • Laporkan
andikia3
22/04/2013
Siapa pun yg masuk dalam kepengurusan partai Demokrat pati SBY punya pertimbangan yg matang. Yang paling penting demokrat tetap solid dan bersama-sama kembali mmeraih simpati rakyat
Balas   • Laporkan
lamto
22/04/2013
APAPUN KATA ORANG SI POLTAK TETAP BERLALU... YANG PENTING KAGA KORUPSI... HIDUP RUHUT SITOMPOL SI RAJA MINYAK...HAHAHAHA......
Balas   • Laporkan
rakyat_kecil
22/04/2013
Kacian masih ndak merasa..........kalo ndak disenengi .............masih aja bekoar-koar...............xi xi xi
Balas   • Laporkan
samasaja
22/04/2013
Jangan Caleg, ketua RT pun gak bakal aku pilih lagi kau.
Balas   • Laporkan
romychan
22/04/2013
Sayang sekali Ruhut tak termasuk dlm pengurusan lagi, dikhawatirkan jika di lawyers club nanti, Ruhut tak akan bilang lagi atas nama "bp Presiden kita lagi". kurang seru nih !
Balas   • Laporkan
dulkamid
22/04/2013
Hebat juga Ruhut.... Masih bisa nyanjung nyanjung Big Boss walau gak kepake lagi. Ngomongnya tetap simpatik untuk Big Boss. Siapa tahu, ilmu yang diserap dari Big Boss "Ilmu Terzalimi" bisa berefek bagus buat dia.
Balas   • Laporkan
sammi
22/04/2013
Logika: SBY arif, Ruhut tdk masuk di kepengurusan. Berarti Ruhut akui dirinya tdk benar, tdk layak, dan bukan sosok yg perlu diteladani. Lihat ke belakang: Bela Nazrdn, lalu cela Nazrdn, bela Anas, lalu cela Anas. Ini bkn politikus yg punya prinsip yg kua
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id