POLITIK

Partai Pimpinan Yenny Wahid Ucapkan Selamat kepada PBB

PBB dinyatakan memenuhi syarat sebagai partai peserta Pemilu 2014.
Sabtu, 9 Maret 2013
Oleh : Ita Lismawati F. Malau, Arief Hidayat
Ketua Dewan Syura PBB, Yusril Ihza Mahendra berorasi di hadapan kader dan simpatisan PBB

VIVAnews - Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) mengucapkan selamat untuk Partai Bulan Bintang (PBB) yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai partai peserta Pemilu 2014 oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta.

Partai yang dipimpin oleh Zanubah Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid itu pun meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera mengesahkan PBB sebagai partai peserta pemilu, menyusul 10 partai yang telah lebih dulu ditetapkan.

"PKBIB berharap KPU konsisten dan segera mengesahkan PBB sebagai peserta Pemilu 2014," kata Sekretaris Jenderal PKBIB, Imron Rosyadi Hamid, kepada VIVAnews, Jumat, 8 Maret 2013.

PKBIB juga meminta politikus partai di DPR dapat menghormati putusan pengadilan dengan tidak menyampaikan komentar-komentar atas kemenangan gugatan PBB.

Demikian juga dengan KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu. "Mestinya mereka bersyukur dengan kemenangan PBB yang sudah melalui proses hukum yang benar," tuturnya.

PBB, menurut Imron, juga bagian dari warga negara yang memiliki hak konstitusional, sama dengan partai lain di Senayan. "Mereka jangan merasa negara ini hanya milik 10 parpol," ujarnya.

PKBIB merupakan satu dari 24 partai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam verifikasi faktual oleh KPU, yang kemudian mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu, lalu banding ke PTTUN. Gugatan PKBIB pada kedua lembaga yang diberi kewenangan oleh konstitusi untuk mengadili sengketa pemilu itu ditolak.

Kini, PKBIB sedang berupaya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Upaya hukum tersebut ditempuh sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang Pemilu, yakni tujuh hari setelah putusan PTTUN.

"PKBIB masih akan terus berjuang di MA. Kelolosan PKBIB dalam verifikasi administrasi 16 parpol jelas menjadi modal kami untuk terus berjuang dalam proses hukum," ujar Imron. (art)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found